Sports·

19 Tahun Lalu Digendong Lionel Messi, Kini Lamine Yamal Jadi Lawan di Final Piala Dunia 2026

19 Tahun Lalu Digendong Lionel Messi, Kini Lamine Yamal Jadi Lawan di Final Piala Dunia 2026

Final Piala Dunia 2026 akan menghadirkan duel emosional antara Lionel Messi dan Lamine Yamal. Menariknya, 19 tahun lalu Messi pernah menggendong sang Baby GOAT.

19 Tahun Lalu Digendong Lionel Messi, Kini Lamine Yamal Jadi Lawan di Final Piala Dunia 2026 - Kolase VIVA / REUTERS/Claudia Greco / REUTERS/Paul Childs VIVA – Final Piala Dunia 2026 akan menghadirkan duel yang sarat makna. Lionel Messi, ikon sepak bola dunia yang mewakili generasinya, akan berhadapan dengan Lamine Yamal, bintang muda Spanyol yang digadang-gadang sebagai simbol era baru sepak bola. Pertandingan puncak mempertemukan Argentina melawan Spanyol setelah kedua tim sukses melewati babak semifinal. Laga final akan digelar di Stadion New Jersey, New York, Amerika Serikat. Messi datang dengan ambisi mempersembahkan gelar Piala Dunia kedua sepanjang kariernya bersama Argentina. Di sisi lain, Yamal berpeluang meraih trofi Piala Dunia pertamanya sekaligus mencatat sejarah di usia yang masih sangat muda. Namun, jauh sebelum keduanya bertemu di lapangan, mereka ternyata telah memiliki kisah yang unik. Berawal dari Pemotretan saat Yamal Berusia Enam Bulan Hubungan Messi dan Lamine Yamal bermula pada 2007 Saat itu, Messi yang baru berusia 20 tahun dan mulai bersinar bersama Barcelona mengikuti sesi pemotretan kalender amal yang diselenggarakan surat kabar lokal Diario Sport bekerja sama dengan UNICEF. Salah satu keluarga yang terpilih dalam kegiatan tersebut adalah keluarga Yamal. Kala itu, Lamine Yamal masih berusia sekitar enam bulan. Dalam sesi pemotretan tersebut, Messi tampak menggendong bayi Yamal di dalam bak mandi, bahkan berpose seolah sedang memandikannya. Foto tersebut bertahun-tahun kemudian kembali viral di media sosial. Banyak penggemar sepak bola menyebut momen itu sebagai simbol bahwa "Messi telah memberkati bintang masa depan." Mengikuti Jejak Sang Idola Seiring berjalannya waktu, perjalanan karier Lamine Yamal seakan mengikuti jejak Messi. Ia tumbuh di akademi Barcelona, kemudian melakoni debut bersama tim utama pada musim 2022-2023 saat baru berusia 15 tahun, di bawah asuhan pelatih Xavi Hernandez. Bakat luar biasa yang dimilikinya membuat Yamal cepat menjadi sorotan dunia. Kemampuan menggiring bola, kreativitas dalam memberikan umpan, hingga penyelesaian akhir menggunakan kaki kiri membuat banyak pihak menilai dirinya sebagai sosok yang paling layak disebut sebagai "The Next Messi," Meski sering dibandingkan, keduanya belum pernah saling berhadapan dalam pertandingan resmi.

This is a summary. Read the full article at the original source.

Read full article at viva_co_id