AS berlakukan tarif baru untuk sejumlah produk impor Brasil
AS mengenakan tarif sebesar 25 persen terhadap sejumlah produk impor asal Brasil setelah penyelidikan menyimpulkan negara tersebut menerapkan praktik perdagangan yang dinilai tidak adil di sektor perdagangan digital dan pembayaran elektronik
AS kenakan tarif 25 persen terhadap impor asal Brasil AS mengenakan tarif sebesar 25 persen terhadap sejumlah produk impor asal Brasil setelah penyelidikan menyimpulkan negara tersebut menerapkan praktik perdagangan yang dinilai tidak adil di sektor perdagangan digital dan pembayaran elektronik 16 Juli 2026•Update: 16 Juli 2026 WASHINGTON Amerika Serikat resmi mengenakan tarif sebesar 25 persen terhadap sejumlah produk impor asal Brasil setelah penyelidikan menyimpulkan negara Amerika Selatan tersebut menerapkan praktik perdagangan yang dinilai "tidak adil" di berbagai sektor, termasuk perdagangan digital dan sistem pembayaran elektronik. Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR) dalam pernyataannya pada Rabu mengatakan kebijakan tersebut diambil setelah penyelidikan selama satu tahun berdasarkan Pasal 301 Undang-Undang Perdagangan 1974. Ketentuan itu memberikan kewenangan kepada pemerintah Amerika Serikat untuk menyelidiki dan merespons praktik pemerintah asing yang dianggap "tidak wajar, tidak dapat dibenarkan, atau diskriminatif" serta membebani perdagangan Amerika Serikat. Perwakilan Dagang Amerika Serikat Jamieson Greer mengatakan perundingan intensif dengan Brasil selama setahun terakhir belum mampu menyelesaikan persoalan tersebut. "Namun, kami tetap terbuka untuk melanjutkan perundingan dengan Brasil guna menghasilkan perubahan yang sudah lama diperlukan terhadap berbagai masalah yang diidentifikasi dalam penyelidikan ini," katanya. AS soroti kebijakan pengadilan dan sistem pembayaran Brasil Seorang pejabat senior pemerintahan Amerika Serikat yang berbicara kepada wartawan dengan syarat anonim mengatakan penyelidikan menemukan bahwa pengadilan Brasil mengambil sejumlah tindakan terhadap perusahaan teknologi Amerika Serikat yang "setara dengan hambatan perdagangan yang tidak adil." Sebagai contoh, menurut pejabat tersebut, pengadilan Brasil mengeluarkan perintah rahasia yang mengharuskan perusahaan teknologi Amerika Serikat menghapus konten politik tertentu, menangguhkan akun milik pengguna di Brasil, serta melarang platform mengungkap keberadaan perintah tersebut. Penyelidikan itu juga menyimpulkan Brasil "secara tidak adil merugikan" penyedia layanan pembayaran elektronik Amerika Serikat dengan memberikan perlakuan yang menguntungkan bagi Pix, sistem pembayaran yang dioperasikan bank sentral Brasil. Selain itu, pejabat tersebut menuduh Brasil memberikan perlakuan tarif preferensial kepada India dan Meksiko, namun tidak memberikan akses serupa bagi eksportir Amerika Serikat. Sejumlah produk dikecualikan Sebagai bagian dari kebijakan tersebut, pemerintah Amerika Serikat mengecualikan sejumlah produk dari tarif baru, termasuk jeruk dan jus jeruk, beberapa produk energi, serta komponen dan suku cadang industri dirgantara. Penyelidikan berdasarkan Pasal 301 yang diluncurkan tahun lalu atas arahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga mencakup kebijakan Brasil terkait penegakan antikorupsi, perlindungan hak kekayaan intelektual, akses pasar etanol, serta deforestasi ilegal.
This is a summary. Read the full article at the original source.
Read full article at aa_tr
