Baru Tiga Bulan Setelah Diresmikan, Koperasi Merah Putih Pulau Buluh Tutup

Ilustrasi Koperasi Merah Putih. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos Batampos - Gerai Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Pulau Buluh yang diresmikan Wali Kota Batam Amsakar Achmad, September 2025 lalu, kini tak beroperasi lagi alias tutup setelah aktif hanya tiga bulan. Padahal, saat peresmiannya, sempat disebut sebagai yang paling siap di Batam. Pantauan Batam Pos di gerai yang terletak di RT 05 RW 02, Kelurahan Pulau Buluh, Kecamatan Bulang itu, menunjukkan bangunan tersebut sudah tidak lagi digunakan. Etalase dan tempat penjualan kosong tanpa aktivitas. Di sekitar lokasi justru terlihat sejumlah warung milik warga yang menjual kebutuhan pokok, ikan segar, sayuran, hingga makanan dan minuman. Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam, Salim, mengatakan koperasi tersebut memiliki 49 anggota dengan tiga unit usaha, yakni gerai sembako, pangkalan LPG 3 kilogram, dan agen BRILink. Namun berdasarkan laporan yang diterima dari Sekretaris KKMP Pulau Buluh, Firman, operasional koperasi berhenti sejak Desember 2025. Baca Juga: Bapenda Batam: Pendapatan Daerah Semester I 2026 Tumbuh Hampir 22 Persen “Beliau kewalahan mengurus koperasi sendirian tanpa didampingi pengurus lain yang sibuk dengan urusan masing-masing. Akibatnya, operasional koperasi tidak dapat dipertahankan dan kegiatan usaha dihentikan,” ujar Salim, kemarin. Seorang warga yang ditemui di lokasi mengatakan gerai koperasi sempat menjual sembako dan LPG 3 kilogram dengan harga lebih murah dibanding warung sekitar. Selisih harga beberapa kebutuhan pokok bahkan mencapai sekitar Rp2.000. Meski demikian, minat masyarakat tetap rendah. “Sepi yang beli. Barangnya juga tidak lengkap. Warga lebih memilih belanja di warung yang dekat rumah,” katanya. Menurut warga tersebut, lokasi gerai yang cukup jauh dari permukiman menjadi salah satu penyebab rendahnya jumlah pembeli. Bangunan yang digunakan juga merupakan rumah sewa dengan masa kontrak enam bulan senilai sekitar Rp4,2 juta. Meski sempat beroperasi dari pagi hingga malam, koperasi akhirnya berhenti setelah beberapa bulan berjalan. Baca Juga: Jumaga Nadeak Ajukan Restorative Justice Dalam Kasus Dugaan Penggelapan Dana Pesparawi Saat diresmikan pada 17 September 2025, KKMP Pulau Buluh digadang-gadang menjadi tonggak baru penguatan ekonomi masyarakat pesisir. Bahkan, Wali Kota Batam Amsakar Achmad saat itu menyebut koperasi tersebut sebagai koperasi pertama yang diresmikan di Batam dan kedua di Kepulauan Riau setelah Lingga. (*)
This is a summary. Read the full article at the original source.
Read full article at batampos_jawapos
