Top·

Bruno Moreira Kecewa! Port FC Buang Keunggulan, Persija Jakarta Paksa Imbang 2-2 di Piala Presiden 2026

Bruno Moreira Kecewa! Port FC Buang Keunggulan, Persija Jakarta Paksa Imbang 2-2 di Piala Presiden 2026

Bruno Moreira kecewa Port FC buang keunggulan 2-0 dan ditahan imbang Persija Jakarta 2-2 di Piala Presiden 2026. Peluang lolos Grup B masih terbuka.

Bruno Moreira mengaku kecewa setelah Port FC gagal mempertahankan keunggulan dua gol dan harus puas bermain imbang 2-2 melawan Persija Jakarta di Piala Presiden 2026. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com) JawaPos.com — Port FC gagal mengamankan kemenangan setelah ditahan imbang Persija Jakarta 2-2 pada laga Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (29/7/2026). Sempat unggul dua gol pada babak pertama, klub asal Thailand harus puas berbagi satu poin setelah Persija Jakarta bangkit pada paruh kedua pertandingan. Hasil ini membuat Port FC tetap memimpin klasemen sementara Grup B dengan koleksi empat poin. Sementara Persija Jakarta masih berada di posisi ketiga dengan satu poin, meski peluang lolos masih terbuka bergantung hasil laga Persebaya Surabaya melawan PSMS Medan pada malam hari. Bagaimana Port FC Sempat Menguasai Babak Pertama? Port FC tampil agresif sejak awal pertandingan dan mampu membuka keunggulan pada menit ke-20. Berawal dari pergerakan Kaka Mendes di sisi kiri, umpan datarnya mengarah ke koridor tengah dan disambut Peeradon Chamratsamee dengan tembakan keras dari luar kotak penalti yang bersarang di gawang Persija Jakarta. Persija Jakarta sempat memiliki kesempatan menyamakan skor enam menit kemudian. Eksel Runtukahu menerima umpan terobosan dari Witan Sulaeman, namun gagal menaklukkan kiper Michael Falkesgaard saat berhadapan langsung. Tekanan Port FC kembali membuahkan hasil pada menit ke-40. Issam Al Sabhi menyambar bola di depan gawang, dan meski sempat dibuang Aqil Savik, hakim garis memastikan bola sudah melewati garis gawang sehingga gol tetap disahkan. Keunggulan dua gol ternyata tidak bertahan lama. Hanya dua menit berselang, Stejpan Loncar mengirim umpan terobosan yang dimanfaatkan Arlyansah Abdulmanan dengan penyelesaian akhir yang tenang untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 sebelum turun minum. Baca Juga: Persebaya Surabaya vs PSMS Medan: Delapan Tahun Menanti, SMeCK Hooligan Hadiahi Bonek Kain Ulos di Piala Presiden 2026 Mengapa Persija Jakarta Mampu Bangkit? Persija Jakarta tampil lebih agresif setelah jeda pertandingan. Baru tujuh menit babak kedua berjalan, serangan cepat yang dibangun skuad asuhan Shin Tae Yong berhasil diselesaikan Stejpan Loncar untuk mengubah skor menjadi 2-2. Gol tersebut meningkatkan kepercayaan diri Persija Jakarta. Sebaliknya, Port FC mulai kehilangan dominasi yang mereka tunjukkan sepanjang babak pertama sehingga pertandingan berlangsung lebih terbuka. Kedua tim sama-sama memperoleh sejumlah peluang setelah skor kembali imbang. Namun penyelesaian akhir dari kedua kubu belum mampu menghasilkan gol tambahan hingga waktu normal hampir berakhir. Peluang terbaik hadir pada masa injury time ketika Gustavo Almeida melepaskan sundulan ke arah gawang Port FC. Michael Falkesgaard tampil sigap dengan menepis bola sehingga skor tetap bertahan 2-2 hingga wasit M Nazmi Nazarrudin meniup peluit panjang. Sarawut Treephan Akui Cedera Pemain Ganggu Strategi Pelatih Port FC, Sarawut Treephan, mengaku puas dengan performa timnya pada babak pertama. Namun situasi berubah setelah dua pemain mengalami cedera sehingga memaksanya mengubah pendekatan permainan. "Tentu saja, saya senang dengan babak pertama karena kami memimpin, kami mencetak gol terlebih dahulu. Dan kemudian kedudukan kembali imbang, dua sama, lalu kami kehilangan dua pemain karena cedera. Jadi kami harus mengubah taktik,” ujar Sarawut Treephan seusai pertandingan. Perubahan strategi tersebut membuat Port FC tidak lagi seefektif pada babak pertama. Persija Jakarta mampu memanfaatkan momentum untuk terus menekan hingga akhirnya mengamankan satu poin. Bruno Moreira Kecewa, Minta Port FC Segera Berbenah Mantan kapten Persebaya Surabaya, Bruno Moreira, mengaku kecewa karena Port FC gagal mempertahankan keunggulan dua gol. Menurutnya, tim sebenarnya tampil sangat baik pada awal pertandingan sebelum kehilangan fokus. "Hari ini adalah pertandingan yang sulit melawan Persija. Kami benar-benar bermain dengan baik di babak pertama. Pada menit-menit awal, kami sempat unggul 2-0, namun setelah itu, saya rasa kami sempat kehilangan fokus sejenak dan kebobolan dua gol yang sebenarnya tidak boleh terjadi. Tapi ya, hal itu bisa terjadi dan sekarang saatnya untuk membenahi berbagai hal agar bisa tampil lebih baik di pertandingan-pertandingan berikutnya," kata Bruno Moreira. Pernyataan tersebut menunjukkan Port FC tidak ingin berlarut dalam hasil imbang. Bruno berharap evaluasi segera dilakukan agar kesalahan serupa tidak kembali terulang pada pertandingan berikutnya. Meski gagal meraih kemenangan, Port FC masih berada di posisi teratas klasemen sementara Grup B dengan empat poin hasil satu kemenangan dan satu kali imbang. Posisi tersebut masih belum sepenuhnya aman karena klasemen dapat berubah setelah pertandingan Persebaya Surabaya menghadapi PSMS Medan. Sementara itu, Persija Jakarta mendapatkan tambahan satu poin yang menjaga peluang mereka tetap hidup di Piala Presiden 2026. Kebangkitan dari ketertinggalan dua gol menjadi modal positif bagi skuad Shin Tae Yong untuk menghadapi laga selanjutnya. Baca Juga: Prediksi Persebaya Surabaya vs PSMS Medan: Eko Purdjianto Siapkan Rotasi, Tavares Tak Remehkan Tim Kasta Kedua Susunan pemain inti Port FC: Michael Falkesgaard; Marcel Scalese, Matheus Lins, Peerawat Akkratum, Suphanan Bureerat, Peeradon Chamratsamee, Noboru Shimura, Bruno Moreira, Issam Al Sabhi, Kaka Mendes, Lucas Tocantins. Persija Jakarta: Aqil Savik; Denis Kolinger, Rio Fahmi, M Fajar Fathurrahman, Radovan Pankov, Fabio Da Silva, Figo Denis, Witan Sulaeman, Arlyansah Abdulmanan, Eksel Runtukahu, Stejpan Loncar.

This is a summary. Read the full article at the original source.

Read full article at jawapos