Health·

Bukan Sekadar Kenyang, 6 Makanan Ini Punya Khasiat Menenangkan Pikiran Sebelum Tidur

Bukan Sekadar Kenyang, 6 Makanan Ini Punya Khasiat Menenangkan Pikiran Sebelum Tidur

Insomnia dapat mengganggu aktivitas harian. Konsumsi 6 makanan ini sebelum tidur dipercaya membantu tubuh lebih rileks dan meningkatkan kualitas istirahat.

ilustrasi orang yang insomnia. Sumber foto: Freepik JawaPos.com - Gangguan tidur atau insomnia sering membuat seseorang sulit mendapatkan waktu istirahat yang cukup. Kondisi ini tidak hanya menyebabkan tubuh merasa lelah, tetapi juga dapat memengaruhi konsentrasi dan suasana hati keesokan harinya. Salah satu cara alami yang dapat dilakukan untuk membantu meningkatkan kualitas tidur adalah memperhatikan makanan yang dikonsumsi sebelum beristirahat. Beberapa makanan mengandung nutrisi penting seperti triptofan, magnesium, antioksidan, serta lemak sehat yang berperan dalam membantu tubuh memproduksi hormon melatonin dan serotonin. Kedua hormon tersebut memiliki peran penting dalam menciptakan rasa rileks, menenangkan pikiran, dan membantu tubuh memasuki fase tidur lebih mudah. Baca Juga: Susah Tidur, Susah Fokus, dan Selalu Gelisah? Jangan-Jangan Ini Bukan Insomnia Biasa Simak Penjelasannya Dilansir dari English Jagran, berikut enam makanan yang dapat dikonsumsi sebelum tidur untuk membantu mengatasi insomnia dan membuat tidur lebih berkualitas. 1. Kiwi Kiwi menjadi salah satu buah yang baik dikonsumsi sebelum tidur karena kaya akan antioksidan dan berbagai nutrisi penting. Kandungan antioksidan dalam kiwi membantu mengurangi stres oksidatif yang dapat mengganggu kualitas tidur. Selain itu, buah ini juga mengandung serotonin alami yang berperan dalam membantu tubuh merasa lebih tenang dan rileks. Mengonsumsi kiwi secara rutin bersama pola makan seimbang yang terdiri dari sayuran, buah, protein, dan serat dapat mendukung kesehatan tubuh sekaligus membantu memperbaiki pola tidur. 2. Pisang Pisang tidak hanya praktis dikonsumsi, tetapi juga memiliki kandungan nutrisi yang mendukung kualitas tidur. Buah ini mengandung kalium, vitamin, mineral, serta triptofan yang membantu tubuh dalam proses pembentukan serotonin dan melatonin. Kandungan tersebut dapat membantu mengatur fungsi otak dan tubuh sehingga lebih mudah merasa rileks menjelang waktu tidur. Mengonsumsi satu buah pisang sebelum tidur bisa menjadi pilihan camilan sehat untuk membantu tubuh bersiap beristirahat. 3. Bawang Putih Bawang putih dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan berkat kandungan antioksidan dan sifat antibakterinya. Selain mendukung sistem kekebalan tubuh, bawang putih juga dipercaya membantu menjaga keseimbangan fungsi tubuh, termasuk mendukung kesehatan otak dan siklus tidur. Menambahkan bawang putih dalam menu harian dapat menjadi bagian dari pola makan sehat yang mendukung kualitas istirahat. 4. Tanaman Herbal Beberapa jenis tanaman herbal seperti sage dan basil dapat membantu tubuh menjadi lebih rileks sebelum tidur. Tanaman herbal tersebut dapat dikonsumsi dalam bentuk teh hangat atau campuran minuman alami. Sensasi hangat dari minuman herbal juga dapat memberikan efek menenangkan sehingga pikiran lebih siap untuk beristirahat. 5. Makanan Tinggi Magnesium Magnesium merupakan mineral yang berperan dalam membantu tubuh merasa lebih tenang dan mengatur fungsi saraf. Beberapa makanan kaya magnesium yang dapat menjadi pilihan sebelum tidur antara lain bayam, almond, alpukat, dan berbagai sayuran hijau. Asupan magnesium yang cukup dapat membantu tubuh lebih rileks sehingga mendukung tidur yang lebih berkualitas. 6. Makanan dengan Lemak Sehat Makanan yang mengandung lemak sehat seperti kacang-kacangan dan selai kacang juga dapat membantu meningkatkan kualitas tidur. Kandungan lemak tak jenuh di dalamnya berperan dalam mendukung produksi serotonin, yaitu hormon yang membantu menciptakan rasa nyaman dan tenang. Selain baik untuk tidur, makanan tersebut juga memiliki manfaat bagi kesehatan jantung jika dikonsumsi dalam jumlah yang tepat. Dengan memilih makanan yang tepat sebelum tidur, tubuh dapat lebih mudah mencapai kondisi rileks dan mendapatkan waktu istirahat yang optimal. Namun, menjaga pola tidur teratur, mengurangi stres, serta menerapkan gaya hidup sehat tetap menjadi faktor penting untuk mengatasi insomnia secara menyeluruh.

This is a summary. Read the full article at the original source.

Read full article at jawapos