Debut Mitchell Baker Bikin Bung Ropan Kagum, Cetak Hattrick Saat Timnas Indonesia Menang 5-1 di Piala AFF 2026
Timnas Indonesia menang 5-1 atas Kamboja di Piala AFF 2026. Debut Mitchell Baker mencuri perhatian salah satunya pengamat Bung Ropan usai mencetak hattrick
Debut Mitchell Baker Bikin Bung Ropan Kagum, Cetak Hattrick Saat Timnas Indonesia Menang 5-1 di Piala AFF 2026 VIVA – Timnas Indonesia membuka perjalanan di Piala AFF 2026 dengan cara yang meyakinkan. Skuad Garuda sukses melibas Kamboja dengan skor telak 5-1 dalam laga perdana Grup A yang berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Senin 27 Juli 2026. Sorotan utama tertuju kepada pemain debutan Mitchell Baker. Penyerang naturalisasi yang baru resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada 13 Juli 2026 itu langsung memberikan dampak besar dengan mencetak hattrick pada pertandingan pertamanya bersama tim nasional senior. Tiga gol Mitchell menjadi bukti bahwa keputusan John Herdman memainkan pemain berpostur 196 cm tersebut sejak menit awal berbuah manis. Baker mencetak gol pada menit keenam, menggandakan keunggulan Indonesia pada menit ke-12, sebelum melengkapi hattrick pada menit ke-53. Selain Mitchell, Sandy Walsh dan Jens Raven juga ikut menyumbang gol dalam pesta kemenangan Timnas Indonesia. Sementara satu gol hiburan Kamboja dicetak Sokmeng Chea pada awal babak kedua setelah memanfaatkan situasi sepak pojok. Pengamat sepak bola nasional, Bung Ropan, menilai penampilan Mitchell Lee Baker sangat luar biasa dalam laga debutnya. Menurutnya, pemain berusia muda tersebut menunjukkan kualitas yang membuat lini depan Timnas Indonesia semakin berbahaya. "Hattrick yang dilakukan Mitchell Lee Baker sebelum ditarik keluar menjadi catatan luar biasa dalam debutnya bersama timnas Indonesia. Penampilannya fantastis," ujar Bung Ropan dikutip dari akun YouTube pribadinya. Kemenangan atas Kamboja juga menjadi modal penting bagi Indonesia untuk bersaing di Grup A. Meski belum berada di puncak klasemen karena Vietnam menang lebih besar 7-0 atas Timor Leste, skuad Garuda tetap mengoleksi tiga poin dan menjaga persaingan dengan rival terkuatnya tersebut. Dalam pertandingan tersebut, Timnas Indonesia tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 68 persen. Rizky Ridho dan kawan-kawan melepaskan 18 tembakan dengan tujuh di antaranya mengarah ke gawang Kamboja. John Herdman menerapkan formasi 3-4-3 yang membuat Indonesia tampil agresif sejak awal pertandingan. Nadeo Arga Winata dipercaya sebagai penjaga gawang, sementara lini belakang diisi Rizky Ridho, Sandy Walsh, dan Shayne Pattynama. Shayne menjalankan peran berbeda karena biasanya bermain sebagai bek kiri. Namun, kemampuan kaki kirinya membuat Herdman menempatkannya sebagai bek kiri dalam skema tiga pemain belakang.
This is a summary. Read the full article at the original source.
Read full article at viva_co_id
