Top·

Drama Hotman Paris dalam Pusaran Kasus Febrie Adriansyah: Dikecam Anak, Dituding Hina Wartawan hingga Pencitraan

Drama Hotman Paris dalam Pusaran Kasus Febrie Adriansyah: Dikecam Anak, Dituding Hina Wartawan hingga Pencitraan

Hotman Paris mengakui keputusannya menjadi kuasa hukum Febrie Adriansyah berpotensi menuai kritik dari para pengikutnya di media sosial. Ia siap menerima konsekuensi

Drama Hotman Paris dalam Pusaran Kasus Febrie Adriansyah: Dikecam Anak, Dituding Hina Wartawan hingga Pencitraan Jakarta, VIVA – Pengacara Hotman Paris Hutapea menegaskan tidak mengharapkan bayaran saat menjadi kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah dalam perkara yang kini ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung). Hotman membantah anggapan bahwa dirinya membela Febrie untuk mencari keuntungan maupun membangun kedekatan. "Saya tidak mengharapkan uang dari Jampidsus ini karena saya tahu tidak mungkin dia bayar saya mahal, saya bayarannya super mahal di Indonesia," kata Hotman Paris. Ia juga menepis tudingan mencari muka kepada Febrie Adriansyah. "Jangan tanya saya cari muka. Saya tidak butuh uang lagi. Dan semua klien saya konglomerat, tanya semuanya. Perkara bisnis di Singapura, gua yang pegang kalau di Indonesia," ujarnya. Hotman Paris mengakui keputusannya menjadi kuasa hukum Febrie Adriansyah berpotensi menuai kritik dari para pengikutnya di media sosial. Meski demikian, ia mengaku siap menerima konsekuensinya. "Bagi followers saya yang merasa 'kok Hotman jadi begini', yang semula 99 persen jadi followers saya, silakan, gua ambil risiko itu, tapi dimana logikanya seorang bawahan presiden justru mentersangkakan dan mempermalukan bawahan lain yang adalah kebanggaan Presiden. Yang telah mengembalikan uang negara 430 triliun dengan cara seperti ini. Anda jawab sendiri ada apa?," terang Hotman Paris. Di tengah pendampingan hukum tersebut, Hotman Paris juga mendapat sorotan dari anak sulungnya, Frank Alexander Hutapea. Melalui unggahan di Instagram, Frank menyebut pernyataan ayahnya yang mengaku tidak mengharapkan bayaran hanya sebagai pencitraan. "Halah kebanyakan pencitraan," tulis Frank dalam Instagram Story. Frank Alexander turut mengkritik program bantuan hukum gratis Hotman 911. Menurutnya, program tersebut telah bergeser dari tujuan awal dan hanya dijadikan sarana pemasaran. "Orang miskin itu cuman dijadiin senjata marketing aja. He never really care about being center of attention," tulis Frank. Ia bahkan meminta akun Hotman 911 ditutup. "Tutup aja ini IG pengais keadilan. Marketing ala-ala buat jualan alcohol di Holywings. Lebih hina dari hina," tegasnya. Selain mendapat kritik dari anaknya, Hotman Paris juga menuai kecaman dari organisasi wartawan setelah pernyataannya kepada jurnalis saat konferensi pers usai pemeriksaan Febrie Adriansyah di Gedung Jampidsus Kejagung, Jumat 17 Juli 2026.

This is a summary. Read the full article at the original source.

Read full article at viva_co_id