Gencar Cari Bibit Muda, GABSI DIY Bidik Sekolah dan Perbanyak Kejuaraan Bridge
:format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ketua-Pengda-GABSI-DIY-Arianto-Wibowo-berinteraksi-dengan-peserta-remaja.jpg)
Pengda GABSI Daerah Istimewa Yogyakarta mengambil langkah proaktif untuk mencari bibit atlet baru
Gencar Cari Bibit Muda, GABSI DIY Bidik Sekolah dan Perbanyak Kejuaraan Bridge Pengda GABSI Daerah Istimewa Yogyakarta mengambil langkah proaktif untuk mencari bibit atlet baru Ringkasan Berita: - Pengda GABSI Daerah Istimewa Yogyakarta mengambil langkah proaktif untuk mencari bibit atlet baru. - Untuk merangsang minat pelajar, GABSI DIY membebaskan seluruh biaya pendaftaran khusus bagi peserta kategori kelompok umur. - Menurut Ketua Pengda GABSI DIY Arianto Wibowo, ajang Kejurda ini merupakan sarana yang valid untuk menguji mental dan taktik para atlet sebelum melangkah ke kejuaraan nasional. TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pengurus Daerah Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Pengda GABSI) Daerah Istimewa Yogyakarta mengambil langkah proaktif untuk mencari bibit atlet baru. Strategi utama yang dilakukan adalah memperbanyak kompetisi lokal di tingkat kabupaten/kota serta menargetkan olahraga bridge masuk ke dalam kurikulum pendidikan sekolah. Langkah pembinaan ini ditandai dengan digelarnya Kejuaraan Daerah (Kejurda) DIY 2026 di Kompleks Perkantoran Pemkab Bantul II Manding, Sabtu (25/7/2026) hingga Minggu (26/7/2026). Demi merangsang minat pelajar, GABSI DIY membebaskan seluruh biaya pendaftaran khusus bagi peserta kategori kelompok umur. Ketua Pengda GABSI DIY Arianto Wibowo mengatakan, ajang Kejurda ini merupakan sarana yang valid untuk menguji mental dan taktik para atlet sebelum melangkah ke kejuaraan nasional. "Potensi atlet bridge di DIY sebenarnya sangat besar. Lewat kejuaraan ini, kami ingin membina sekaligus menguji mental dan strategi mereka sebelum bertanding di ajang resmi yang lebih tinggi," ujar Arianto, Sabtu (25/7). Langkah memperbanyak kompetisi lokal ini juga menjadi siasat GABSI DIY merespons tidak diselenggarakannya Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) pada tahun 2027. GABSI memastikan, sertifikat prestasi dari kejuaraan tingkat daerah akan dioptimalkan fungsinya agar tetap diakui dan dapat digunakan oleh pelajar untuk menambah nilai pada Penerimaan PPDB jalur prestasi Saat ini, GABSI DIY juga tengah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) setempat. Target utamanya adalah menjadikan bridge sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikuler di sekolah-sekolah, mengingat regenerasi atlet di DIY cenderung melambat dalam beberapa tahun terakhir. "Daerah lain perlu mencontoh Kabupaten Gunungkidul dan Sleman yang sudah berhasil mencetak banyak atlet muda. Ke depan, kami juga akan lebih gencar mempromosikan olahraga ini lewat media sosial," kata Arianto. Keberhasilan regenerasi di Kabupaten Gunungkidul terbukti dari data jumlah peserta di hari pertama Kejurda. Dari total 100 atlet (50 pasang) yang bertanding, Gunungkidul mendominasi pengiriman atlet. Sementara Bantul, selaku tuan rumah, justru minim partisipasi. Berdasarkan rincian partisipasi peserta dari setiap daerah, Kabupaten Gunungkidul mendominasi dengan mengirimkan 22 pasang atlet yang terdiri dari 5 pasang Mini Bridge, 6 pasang KU-13, 6 pasang KU-16, dan 5 pasang KU-19. Posisi selanjutnya disusul oleh Kabupaten Sleman dengan 12 pasang atlet (6 pasang Mini Bridge, 2 pasang KU-13, 3 pasang KU-16, dan 1 pasang KU-19), serta Kota Yogyakarta sebanyak 9 pasang atlet (1 pasang Mini Bridge, 2 pasang KU-16, dan 6 pasang KU-19). Sementara itu, Kabupaten Kulon Progo turut berpartisipasi dengan mengirimkan 6 pasang atlet (2 pasang KU-13 dan 4 pasang KU-19), disusul Kabupaten Bantul yang mengutus 3 pasang atlet (1 pasang KU-16 dan 2 pasang KU-19). Pelibatan guru olahraga | Ketua DPRD DIY Nuryadi Tinjau Pembangunan Talud di Gunungkidul, Siap Dukung Pelebaran Jalan Sawahan | |---| | Prakiraan Cuaca Wilayah DIY Sabtu 25 Juli 2026, Berawan Sepanjang Har | |---| | Info Prakiraan Cuaca DIY Esok Hari Sabtu 25 Juli 2026: Sebagian Besar Wilayah Cerah-Berawan | |---| | Kunjungan Wisman ke DIY Mulai Meningkat, Diperkirakan Bertambah Hingga Agustus 2026 | |---| | Pemkot Yogyakarta dan PKBI DIY Gagas Fasilitas Transisi untuk Penyintas Kesehatan Mental | |---|
This is a summary. Read the full article at the original source.
Read full article at tribunnews
