Gubernur Jatim, Bupati Tuban dan Kaka Slank Tanam Mangrove di Pantai Panduri

Gubernur Jatim, Bupati Tuban dan Kaka Slank Tanam Mangrove di Pantai Panduri . 👇 Kabupaten Tuban menjadi tuan rumah Festival Mangrove Jawa Timur ke-10 yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kehutanan di kawasan Pantai Panduri, Tuban yang turut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, -- Ikuti kami di 👉https://bit.ly/392voLE #beritaviral #jawatimur #viral berita #beritaterkini #terpopuler #news #beritajatim #infojatim #newsupdate #FYI #fyp
Tuban (beritajatim.com) – Kabupaten Tuban menjadi tuan rumah Festival Mangrove Jawa Timur ke-10 yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kehutanan di kawasan Pantai Panduri, Tuban yang turut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, Wabup Joko Sarwono, jajaran Forkopimda, Perwakilan kementerian terkait, pegiat lingkungan, pelajar, mahasiswa, komunitas, serta masyarakat. Festival Mangrove Jawa Timur merupakan agenda tahunan yang menjadi wujud komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir, memperkuat rehabilitasi hutan mangrove, sekaligus mendukung upaya mitigasi perubahan iklim. Adapun serangkaian acara festival ini, di antaranya penanaman tanaman mangrove asosiasi berupa cemara udang dan pandan laut yang cocok untuk pesisir Tuban, pelepasan burung, pengobatan gratis bagi masyarakat, edukasi pelestarian mangrove untuk pelajar dan masyarakat, pameran perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove, fashion show batik pewarna mangrove, penampilan solo akustik Kaka Slank, hingga penyerahan penghargaan Gubernur Jawa Timur kepada para pihak yang berkontribusi dalam perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa Festival Mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan gerakan berkelanjutan dalam menjaga kawasan pesisir dan memperkuat ketahanan lingkungan. Selain itu, Pemerintah Jawa Timur dalam pengelolaan ekosistem mangrove telah mendapatkan berbagai apresiasi. “Mangrove tidak hanya berfungsi melindungi garis pantai dari abrasi, tetapi juga menjadi penyerap karbon alami yang berperan penting dalam mengurangi dampak perubahan iklim,” ujar Gubernur Jatim. Rabu (29/07/2026). Menurutnya, Mangrove adalah investasi lingkungan untuk masa depan. Apa yang di tanam hari ini akan menjadi warisan bagi generasi mendatang. Sehingga, Gubernur Jatim mengajak masyarakat agar menjaga mangrove sebagai ikhtiar menjaga bumi dan menyumbangkan oksigen bagi Ibu Pertiwi. Sementara itu, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang memilih Kabupaten Tuban sebagai lokasi penyelenggaraan Festival Mangrove Jawa Timur ke-10. Dengan kondisi pesisir Tuban sepanjang 65 kilometer ini memiliki potensi besar yang harus dijaga secara berkelanjutan melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, komunitas, akademisi, dan masyarakat. “Mangrove memiliki peran yang sangat penting, bukan hanya menjaga ekosistem pesisir dari abrasi dan gelombang, tetapi juga menjadi habitat berbagai biota laut, menyerap emisi karbon, serta mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir. Karena itu, menjaga mangrove adalah tanggung jawab kita bersama,” jelas Mas Lindra sapaannya. Ia berharap Festival Mangrove Jawa Timur ke-10 mampu meningkatkan kepedulian masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya menjaga lingkungan pesisir. Oleh karena itu, melalui festival ini semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menanam, merawat, dan melestarikan mangrove. Pelestarian lingkungan tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat demi masa depan yang lebih hijau, lestari, dan berkelanjutan. Sebagai informasi, Kaka dari Band Slank yang bernama Akhadi Wira Satriaji juga turut ambil bagian dalam aksi penanaman mangrove bersama Gubernur Jawa Timur, Bupati Tuban, dan para peserta. Kehadirannya menjadi daya tarik tersendiri sekaligus memperkuat pesan pelestarian lingkungan kepada masyarakat. Kemudian, memberikan hiburan kepada masyarakat dengan lagu-lagu hitsnya. [dya/ian]
This is a summary. Read the full article at the original source.
Read full article at beritajatim
