Hari Ketiga Pencarian, Satu Penumpang KMP Bahtera Nusantara 03 Belum Ditemukan

Christina Lindasari, penumpang yang dilaporkan hilang setelah KMP Bahtera Nusantara 03 berlayar dari Pelabuhan ASDP Tanjunguban menuju Tambelan pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB lalu. F.Basarnas Tanjungpinang untuk Batam Pos Batampos - Tim SAR Gabungan masih mencari Christina Lindasari,43, penumpang KMP Bahtera Nusantara (BN) 03 yang diduga jatuh ke laut. Hingga hari ketiga pencarian, Jumat (24/7/2026), korban belum ditemukan. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kelas A Tanjungpinang, Fazzli melalui Kepala Seksi Operasi dan Siaga Eryk Subariyanto mengatakan, belum ada perkembangan dalam pencarian penumpang kapal Roroyang dilaporkan hilang tersebut. "Untuk daerah pencarian saat ini difokuskan di pesisir pulau-pulau mulai Pulau Mantang, Numbing hingga Telang," kata Eryk. Baca Juga: BP Batam Mulai Perbaiki Jalan Gajah Mada di Depan Hotel Vista, Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Hari ketiga pencarian, perlengkapan SAR ditambah dengan pengerahan KN 543 milik Pangkalan PLP Tanjunguban. Kapal tersebut melakukan penyisiran di Perairan Pangkil. Sementara itu, Camat Tambelan, Asmawi mengatakan, berdasarkan data Christina diketahui lahir di Pontianak, namun berdomisi sesuai KTP di Tanjungpinang. "Kalau sesuai KTP, beliau ibu rumah tangga," ujarnya. Ia menyebut, Christina kerap bolak balik ke Tambelan untuk urusan keluarga dan sosial seperti menyerahkan Alquran ke TPQ dan surau. Baca Juga: Akses Permodalan UMKM Diperluas, Pemko Batam Gandeng Bank Sumut "Kebetulan suaminya orang Desa Kampung Melayu, Tambelan," ujar Asmawi. Sebelumnya, Christina dilaporkan hilang setelah KMP Bahtera Nusantara 03 berlayar dari Pelabuhan ASDP Tanjunguban menuju Tambelan. Keberadaannya baru disadari hilang oleh anaknya pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 05.00 WIB saat tidak menemukan sang ibu di atas kapal. Laporan disampaikan ke pihak kapal pada Rabu (22/7/2026). Nakhoda kemudian menginstruksikan kru melakukan pencarian di seluruh ruangan dan dek kapal, mengumumkan infomasi melalui pengeras suara serta memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV). Setelah kapal sandar di Pelabuhan Tambelan, pencarian ulang juga dilakukan menyeluruh, namun penumpang tersebut tetap tidak ditemukan. (*)
This is a summary. Read the full article at the original source.
Read full article at batampos_jawapos
