Technology·

Isuzu Catatkan Produksi 300 Ribu Unit di Tengah Ketatnya Persaingan Kendaraan Komersial Tanah Air

Isuzu Catatkan Produksi 300 Ribu Unit di Tengah Ketatnya Persaingan Kendaraan Komersial Tanah Air
Source:suara

Isuzu Indonesia sukses memproduksi 300 ribu unit kendaraan di pabrik Karawang.

- PT Isuzu Astra Motor Indonesia berhasil memproduksi 300.000 unit kendaraan di pabrik Karawang sejak tahun 2015 hingga 2026. - Pencapaian ini memperkuat peran perusahaan dalam mendukung industrialisasi nasional melalui peningkatan TKDN dan penyerapan 884 tenaga kerja lokal. - Pabrik Isuzu di Karawang telah menjadi basis manufaktur global yang mengekspor produknya ke 25 negara sejak tahun 2019. Suara.com - PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) mencatatkan tonggak sejarah baru melalui pencapaian produksi 300.000 unit kendaraan di Isuzu Karawang Plant. Prestasi ini berhasil diraih dalam kurun waktu satu dekade sejak pabrik mulai beroperasi pada tahun 2015 sekaligus menjadi bukti konsistensi Isuzu dalam menghadirkan kendaraan komersial berkualitas global. Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia Masayasu Hideshima menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan Isuzu bersama para mitra bisnis yang telah mendukung perjalanan perusahaan selama sepuluh tahun terakhir. "Pencapaian produksi 300.000 unit di Isuzu Karawang Plant merupakan tonggak penting dalam perjalanan PT Isuzu Astra Motor Indonesia. Sejak mulai beroperasi pada tahun 2015, pabrik ini telah berkembang menjadi fasilitas manufaktur berstandar global yang menjadi kebanggaan Indonesia sekaligus bagian penting dari jaringan produksi Isuzu dunia," ujar Hideshima, di Karawang, Senin (20/7/2026). Pencapaian ini menjadi refleksi nyata Isuzu sebagai spesialis kendaraan komersial dalam menggerakkan roda ekonomi riil di Indonesia. Selain berkontribusi pada industrialisasi nasional, Isuzu terus meningkatkan Tingkat Kandungan Dalam Negeri atau TKDN pada setiap produknya. Saat ini TKDN untuk Isuzu Traga mencapai 46,45 persen, Isuzu ELF sebesar 33,04 persen, dan Isuzu GIGA menyentuh angka 38,07 persen. Tingginya penggunaan komponen lokal ini memberikan dampak berganda bagi masyarakat mulai dari penyediaan lapangan kerja bagi 884 karyawan hingga transfer teknologi bagi vendor lokal. Selain memproduksi merek Isuzu, pabrik di Karawang ini juga dipercaya merakit kendaraan UD Trucks seperti UD Quester dan UD Kuzer untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik. Sebagai fasilitas manufaktur kelas dunia, Isuzu Karawang Plant tidak hanya fokus pada pasar dalam negeri. Sejak tahun 2019, Isuzu Indonesia telah aktif melakukan ekspor ke 25 negara tujuan termasuk Jepang, Afrika Selatan, Filipina, hingga Panama. "Kepercayaan pelanggan, dukungan pemerintah, para pemasok, dealer, serta dedikasi seluruh karyawan menjadi pondasi utama yang memungkinkan kami mencapai pencapaian ini. Kami akan terus meningkatkan kualitas produk, memperkuat daya saing manufaktur nasional, memperbesar kontribusi ekspor, serta menghadirkan kendaraan komersial yang mampu menjadi mitra bisnis terbaik bagi pelanggan di Indonesia maupun pasar global," tutup Hideshima. Ke depan Isuzu berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas produksi guna menyambut regulasi standar emisi yang semakin ketat melalui pengembangan teknologi yang lebih ramah lingkungan. Fasilitas produksi ini kini semakin memperkokoh posisinya sebagai basis manufaktur global yang siap mendukung berbagai sektor bisnis di pasar internasional.

This is a summary. Read the full article at the original source.

Read full article at suara