John Herdman Mulai Coret Pemain! Duel Lawan Bali United Jadi Kesempatan Terakhir Rebut Skuad Garuda
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memasuki fase akhir dalam menentukan skuad terbaik untuk mengarungi ASEAN Championship 2026. atau Piala AFF 2026. Juru taktik asal
John Herdman Mulai Coret Pemain! Duel Lawan Bali United Jadi Kesempatan Terakhir Rebut Skuad Garuda VIVA – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memasuki fase akhir dalam menentukan skuad terbaik untuk mengarungi ASEAN Championship 2026. atau Piala AFF 2026. Juru taktik asal Inggris itu akan menjadikan laga uji coba melawan Bali United sebagai ajang seleksi terakhir sebelum mengumumkan 23 pemain final. Pertandingan tersebut akan digelar secara tertutup tanpa kehadiran penonton. Meski hanya berstatus uji coba, duel ini memiliki arti yang sangat penting bagi seluruh pemain yang masih bertahan di pemusatan latihan. Setiap pemain akan mendapat kesempatan terakhir untuk membuktikan diri layak mengenakan seragam Garuda di turnamen paling bergengsi di Asia Tenggara itu. "Menurut saya setiap pemain memiliki potensi," ujar Herdman kepada awak media di Bali, Sabtu, 18 Juli 2026. Pelatih berusia 50 tahun itu mengatakan, laga kontra Bali United menjadi momen ideal untuk melihat perkembangan para pemain, terutama mereka yang baru pertama kali mendapat panggilan ke Timnas Indonesia. Herdman ingin memastikan seluruh pemain mampu menjalankan instruksi taktik dengan baik setelah menjalani pemusatan latihan selama hampir dua pekan di Bali. "Pekan ini akan menjadi pekan yang sangat menentukan. Kami akan menjalani laga uji coba tertutup melawan Bali United, setelah itu saya akan mengevaluasi seluruh skuad," katanya. Mantan pelatih Timnas Kanada itu mengaku puas dengan perkembangan yang ditunjukkan anak asuhnya selama menjalani training camp. Menurutnya, para pemain terus menunjukkan peningkatan dari hari ke hari. "Perkembangannya sangat bagus. Seperti yang selalu saya katakan, saya menjalani semuanya hari demi hari dan terus menantang mereka untuk berkembang setiap harinya. Itu saja fokus kami," ungkap Herdman. Herdman menegaskan dirinya tidak ingin skuadnya terlalu terbebani dengan target juara sejak awal. Ia memilih membangun mental dan kualitas tim secara bertahap. Ia bahkan mengibaratkan proses membangun Timnas Indonesia seperti mendaki sebuah gunung. Yang terpenting, kata Herdman, adalah terus melangkah naik tanpa memikirkan puncak terlebih dahulu. "Kami tidak memikirkan turnamen, kami juga tidak memikirkan hasil akhirnya. Mereka tahu peluang yang bisa diraih. Kami hanya mengatakan, setiap hari kami harus berkembang, menjadi lebih baik. Nanti kami akan melihat puncak gunung pada waktu yang tepat," jelasnya.
This is a summary. Read the full article at the original source.
Read full article at viva_co_id
