Top·

Kemarau Panjang dan Krisis Air Bersih di Mamuju, Warga Terpaksa Numpang Mandi di Masjid

Kemarau Panjang dan Krisis Air Bersih di Mamuju, Warga Terpaksa Numpang Mandi di Masjid

Akibat kondisi tersebut, warga di kawasan itu harus mencari sumber air alternatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kemarau Panjang dan Krisis Air Bersih di Mamuju, Warga Terpaksa Numpang Mandi di Masjid Akibat kondisi tersebut, warga di kawasan itu harus mencari sumber air alternatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ringkasan Berita: - Warga Jalan Nuri, Kelurahan Karema, Mamuju, mengeluhkan pasokan air bersih PDAM yang tidak mengalir selama beberapa hari terakhir. - Akibat krisis air, sebagian warga terpaksa mengambil air dan menumpang mandi di masjid untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. - PDAM Tirta Manakarra menyebut kawasan Jalan Nuri sudah tidak lagi dilayani karena berada di dataran tinggi, sementara warga berharap ada solusi penyediaan air bersih. TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Warga salah satu perumahan di Jl Nuri, Kelurahan Karema, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, mengeluhkan kesulitan mendapatkan air bersih di tengah musim kemarau. Warga perumahan tersebut mengaku aliran air tidak mengalir selama beberapa hari terakhir sehingga mereka kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari dan menghambat aktivitasnya. Terlebih dikondisi saat ini Mamuju mengalami kemarau panjang jadi masyarakat tidak bisa mengandalkan air hujan sebagai alternatif lain. Baca juga: Warga Tikke Muara Pasangkayu Takut Beraktivitas, Buaya Penyerang Belum Tertangkap Baca juga: Bejat! Pria di Sampaga Mamuju Ditangkap Polisi Usai Rudapaksa Anak Tiri saat Tidur di Kamar Seorang warga, Rahman, mengatakan kondisi tersebut membuat warga terpaksa mencari alternatif untuk mendapatkan air, termasuk menumpang mandi di masjid. “Sudah beberapa hari ini kami kesulitan air, jadi harus numpang mandi di masjid,” Kata Rahman kepada Tribun-Sulbar.com, Kamis (23/7/2026). Air ditampungannya pun sudah habis jadi untuk memenuhi kebutuhan air sehari-harinya seperti memasak ia harus mengambil air ke Masjid juga Menanggapi keluhan tersebut, Direktur PDAM Tirta Manakarra Kabupaten Mamuju, Jauhariah Andi Syafruddin, mengatakan kawasan Jl Nuri sebenarnya sudah tidak lagi dilayani jaringan PDAM. Menurutnya, kondisi geografis wilayah tersebut menjadi salah satu kendala karena berada di dataran tinggi. “Sebenarnya kami sudah tidak layani itu, karena ketinggian,” ungkap Jauhariah saat dikonfirmasi Tribun-Sulbar.com, Kamis (23/7/2026). Akibat kondisi tersebut, warga di kawasan itu harus mencari sumber air alternatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Warga berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat mencarikan solusi atas persoalan air bersih tersebut. Sebab, ketersediaan air merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang sangat dibutuhkan, terutama di tengah kondisi kemarau panjang.(*) | 117 KK di Dusun Lely Pasangkayu Krisis Air Bersih, Warga Terpaksa Cari Air ke Desa Tetangga | |---| | Warga Pepana Mamasa Tagih Janji Air Bersih, Sebut Hanya Diberi Harapan Palsu Usai Ditinjau Pejabat | |---| | 8 Hari Krisis Air PDAM di Mamuju Tak Mengalir, Pompa Instalasi Patidi 1 Masih Diservis di Makassar | |---| | Mamuju Kerap Krisis Air, PDAM Tirta Manakarra Ngaku Masih Perbaiki Pipa di So'do Tamasapi | |---| | Warga Mamuju Krisis Air Bersih, DPRD Soroti PDAM Manakarra: Mau Hujan dan Kemarau Tetap Susah Air! | |---|

This is a summary. Read the full article at the original source.

Read full article at tribunnews