Klopp sebut Jerman bisa kalahkan siapa pun dengan identitasnya

Pelatih baru tim nasional Jerman Jurgen Klopp menyebut negaranya bisa mengalahkan siapa pun, termasuk tiga negara ...
Jakarta (ANTARA) - Pelatih baru tim nasional Jerman Jurgen Klopp menyebut negaranya bisa mengalahkan siapa pun, termasuk tiga negara terkuat saat itu, yaitu Spanyol, Argentina, dan Prancis, asal mereka bermain dengan identitas sendiri. "Saat kita di Jerman bertanya, 'Apakah kita sehebat Prancis?' jawabannya adalah tidak; itu tidak benar. Pertanyaan yang seharusnya muncul adalah, 'Apakah kita memiliki pemain seperti Dembélé, Mbappé, Doué, atau Barcola?' Jawabannya pun tidak. Namun, kita tetap bisa mengalahkan mereka," kata Klopp, dikutip dari akun X resmi media Jerman iMiaSanMia, Jumat. "Tidaklah penting untuk terus membandingkan diri dengan Prancis, Spanyol, atau Argentina. Hal terpenting adalah melihat diri sendiri dan cara kita bermain sepak bola," tambah dia. Klopp dilaporkan menandatangani kontrak dengan Jerman sampai 2030, termasuk memimpin tim ini pada turnamen besar terdekat yaitu Piala Eropa 2028 yang digelar di lima negara, Inggris, Irlandia Utara, Republik Irlandia, Skotlandia, dan Wales. Baca juga: Nagelsmann tinggalkan Jerman, DFB kontak Juergen Klopp Momen penunjukan ini terjadi setelah Jerman gagal di Piala Dunia 2026 bersama Julian Nagelsmann. Pelatih muda 39 tahun itu sempat membawa Jerman bermain meyakinkan di Piala Dunia 2026 usai meraih kemenangan 7-1 atas Curacao di laga pembuka, sebelum kemudian disingkirkan Paraguay pada babak 32 besar melalui adu penalti. Sebelum kegagalan itu, Nagelsmann juga membawa negaranya bermain kurang memuaskan saat menjadi tuan rumah Piala Eropa 2024. Saat itu, mereka tersingkir di babak perempat final Spanyol, tim yang pada akhirnya menjadi juara. Memang benar, saat ini kita bukan tim nomor satu di dunia. Ada 11 negara yang berada di atas kita dalam peringkat, tetapi kita harus mampu mengalahkan mereka melalui cara kita bermain sepak bola. Adapun, laga pertama Klopp bersama Jerman akan tersaji dua bulan lagi, tepatnya pada 25 September ketika timnya melawan Belanda pada laga pertama Nations League musim baru. Baca juga: Klopp mengaku energinya sudah pulih, siap latih Jerman "Untungnya, pertandingan pertama tidak berlangsung besok. Saya pasti akan kewalahan. Saya akan menyaksikan pertandingan di setiap negara tempat para pemain kami berada, termasuk di sini, di Jerman, tentunya," kata mantan pelatih Liverpool tersebut. "Belakangan ini, saya telah memperoleh banyak sekali wawasan. Menjaga komunikasi dengan para pemain sangatlah penting, dan saya akan berusaha menghubungi mereka sejak awal. Itu akan menjadi tugas pertama saya," tambah dia. Sementara itu, Presiden DFB Bernd Neuendorf menyebut Klopp adalah sosok yang tepat untuk mengembalikan Jerman menjadi tim nomor satu dunia. Jerman sendiri sudah empat kali menjadi juara dunia, dengan terakhir kali pada 12 tahun lalu di Brasil. "Kami telah melakukan pembicaraan yang sangat intensif dalam beberapa minggu terakhir. Dia adalah pilihan utama kami sejak awal; kami semua di dalam asosiasi sepakat mengenai hal itu. Kami telah berupaya semaksimal mungkin untuk merekrut Jürgen Klopp. Dia adalah solusi terbaik," ucap Neuendorf. Baca juga: Nagelsmann: Ruang ganti Jerman dipenuhi rasa kecewa Baca juga: Jerman yang kehilangan rupa Pewarta: Zaro Ezza Syachniar Editor: Junaydi Suswanto Copyright © ANTARA 2026
This is a summary. Read the full article at the original source.
Read full article at antaranews
