Kode Digital GTA 6 Jadi Sorotan, Aturan Baru Ini Berpotensi Mengubah Cara Gamer Membeli Game
Kode digital GTA 6 di Jepang hanya berlaku 170 hari setelah rilis. Aturan baru ini memicu perhatian gamer dan berpotensi mengubah kebiasaan membeli game digital.
Kode Digital GTA 6 Jadi Sorotan, Aturan Baru Ini Berpotensi Mengubah Cara Gamer Membeli Game VIVA – Menjelang peluncuran Grand Theft Auto VI (GTA 6), perhatian komunitas gamer tidak hanya tertuju pada gameplay atau grafisnya. Sebuah aturan baru yang berlaku di Jepang justru memicu perdebatan mengenai masa depan distribusi game digital. Dirangkum VIVA Senin, 27 Juli 2026, Rockstar Games mengonfirmasi bahwa kode digital GTA 6 untuk PlayStation 5 yang dijual di Jepang akan memiliki masa berlaku sekitar 170 hari sejak tanggal peluncuran game, yaitu 19 November 2026. Setelah melewati batas waktu tersebut, kode tidak lagi dapat digunakan untuk mengaktifkan game. Kebijakan ini dinilai unik karena berbeda dengan praktik distribusi digital di sebagian besar negara lain. Berlaku untuk Kode, Bukan Game yang Sudah Diaktifkan Hal yang perlu dipahami adalah batas waktu tersebut hanya berlaku untuk proses penukaran (redeem) kode digital. Artinya, pemain yang telah mengaktifkan GTA 6 sebelum masa berlaku berakhir tetap dapat mengunduh, memainkan, dan mengakses game seperti biasa melalui akun PlayStation mereka. Yang akan kedaluwarsa hanyalah kode yang belum digunakan. Khusus PS5 di Jepang Rockstar menjelaskan bahwa kebijakan ini hanya diterapkan pada versi PS5 yang dipasarkan di Jepang. Versi Xbox tidak terkena aturan serupa karena sistem distribusi digitalnya berbeda dan tidak memiliki pembatasan regional yang sama. Hingga saat ini, belum ada indikasi bahwa kebijakan tersebut akan diterapkan di wilayah lain seperti Amerika Serikat, Eropa, maupun Asia Tenggara. Disebut Berkaitan dengan Regulasi Regional Dalam halaman dukungan resminya, Rockstar menyebut pembatasan tersebut dilakukan karena "regional regulations" atau regulasi regional di Jepang. Sejumlah media industri menilai kebijakan ini kemungkinan berkaitan dengan aturan Jepang mengenai instrumen pembayaran prabayar (prepaid payment instruments), meski Rockstar tidak menjelaskan secara rinci regulasi yang dimaksud. Memunculkan Kekhawatiran soal Game Digital Kabar ini langsung memicu diskusi di kalangan gamer. Sebagian pemain menilai aturan tersebut menjadi pengingat bahwa pembelian game berbasis kode digital memiliki karakteristik berbeda dibanding media fisik berbentuk cakram. Bagi kolektor yang terbiasa membeli edisi fisik untuk disimpan atau dibuka beberapa bulan kemudian, masa berlaku kode menjadi hal yang perlu diperhatikan. Jika kode belum ditebus hingga melewati batas waktu, proses aktivasi tidak dapat dilakukan.
This is a summary. Read the full article at the original source.
Read full article at viva_co_id
