Media Malaysia Gempar, Sorot Aksi Nekat Pilot Asal Negaranya Bawa 70 Ribu Butir Ekstasi ke Indonesia
Seorang pilot maskapai asing asal Malaysia ketahuan bawa narkoba jenis ekstasi seberat 25 kilogram di Bandara Soekarno-Hatta. Media setempat soroti aksi pilot
Media Malaysia Gempar, Sorot Aksi Nekat Pilot Asal Negaranya Bawa 70 Ribu Butir Ekstasi ke Indonesia - Antara Foto VIVA – Seorang pilot maskapai asing asal Malaysia ketahuan membawa narkoba berjenis ekstasi seberat 25 kilogram di Bandara Soekarno-Hatta. Petugas Bea Cukai Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten memeriksa koper milik Pilot berinisial MSBO (39) dan menemukan narkotika berjenis ekstasi sebanyak 14 bungkus besar dan satu bungkus paket narkotika jenis sabu-sabu. “Jumlah total barang bukti ekstasi sebanyak 70.114 butir dengan berat netto 25.194,83 gram (25 kilogram),” ungkap Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Polisi Eko Hadi Santoso. Penangkapan pilot asal Malaysia ini membuat seluruh media di Negeri Jiran menyoroti kabar tersebut. Seperti dilaporkan oleh Utusan Malaysia, Seorang pilot Malaysia dinyatakan positif menggunakan metamfetamin, MDMA, dan kokain setelah menerbangkan pesawat penumpang menuju Indonesia. Saat ini pilot tersebut menghadapi hukuman mati karena diduga menyelundupkan lebih dari 70.000 pil ekstasi dalam bagasinya. Media Malaysia lainnya, Astro Awani melaporkan, Kepolisian Kerajaan Malaysia mengonfirmasi adanya seorang pilot Malaysia di Indonesia atas dugaan percobaan penyelundupan 25 kilogram narkoba. Direktur Satuan Reserse Kriminal Narkotika Bukit Aman, Datuk Hussein Omar Khan, mengungkapkan pilot tersebut sedang diselidiki berdasarkan Undang-Undang yang berlaku di Indonesia. “Menurut hukum Indonesia, tersangka dapat ditahan hingga 60 hari atau maksimal 120 hari sebelum didakwa, tergantung pada perkembangan penyelidikan,” ujar Datuk Hussein Omar Khan. Sementara itu, The Edge Malaysia melaporkan bahwa Malaysia Airlines menolak berkomentar dan bekerja sama dengan pihak berwenang Indonesia terkait dugaan pelanggaran narkoba. Malaysia Airlines akan memberikan kerjasama penuh kepada pihak terkait sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku. Maskapai tersebut mengatakan bahwa tidak pantas untuk memberikan komentar lebih lanjut disaat pihak berwenang Indonesia masih melakukan proses penyelidikan. “Malaysia Airlines ingin menegaskan kembali bahwa pihaknya tidak mentolerir segala bentuk pelanggaran dan saat ini sedang melakukan peninjauan internal terkait masalah tersebut,” demikian pernyataan maskapai tersebut. Kini Otoritas Bea Cukai Indonesia memperketat pemeriksaan bagasi untuk seluruh awak kabin di Bandara Internasional Soekarno-Hatta buntut dari penangkapan pilot asal Malaysia yang diduga berupaya menyelundupkan ekstasi. Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang mengatakan akan lebih memperketat pemeriksaan, termasuk pada awak pesawat seperti pilot dan pramugari.
This is a summary. Read the full article at the original source.
Read full article at viva_co_id
