Lifestyleยท

Membuka Jakarta PROVOKE! 2026, Pemprov DKI Komit Perkuat Ekosistem Seni Kota Global

Membuka Jakarta PROVOKE! 2026, Pemprov DKI Komit Perkuat Ekosistem Seni Kota Global

Wagub DKI Jakarta Rano Karno membuka Jakarta PROVOKE! 2026 di Taman Menteng dan menegaskan komitmen Pemprov memperkuat ekosistem seni budaya. Sebanyak 25 karya seni dipamerkan sebagai bagian dari persiapan menyambut HUT ke-500 Jakarta.

Membuka Jakarta PROVOKE! 2026, Pemprov DKI Komit Perkuat Ekosistem Seni Kota Global ๐Ÿ“… Minggu, 19 Jul 2026, 16:10 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat ekosistem seni dan budaya sebagai bagian dari upaya mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang berbudaya. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan kepada para seniman, pengembangan ruang kreatif, perluasan akses masyarakat terhadap kegiatan seni, serta kolaborasi dengan berbagai mitra strategis. Komitmen itu disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, saat membuka Pameran Seni Rupa Jakarta PROVOKE! 2026 di Taman Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (17/7). Pameran tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang memperkuat posisi Jakarta sebagai pusat kreativitas sekaligus bagian dari persiapan menyambut usia lima abad ibu kota pada 2027. Menurut Rano, Jakarta tidak hanya berfokus membangun infrastruktur modern, tetapi juga berupaya menciptakan warisan budaya yang dapat dinikmati generasi mendatang. Ia menilai identitas kota harus dibangun melalui kreativitas masyarakat dan aktivitas seni yang terus berkembang di ruang-ruang publik. "Saya merasa senang bahwa kota ini terus bergerak menjadi simpul peradaban dan kemajuan bangsa melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan, baik di tingkat nasional maupun internasional," ujar Rano Karno. Ia menegaskan bahwa pembangunan Jakarta harus tetap berakar pada budaya lokal meski terus berkembang menjadi kota yang kompetitif di tingkat global. Menurutnya, perpaduan antara kemajuan dan identitas budaya akan menjadi kekuatan utama Jakarta pada masa mendatang. Sebaiknya Anda baca juga: "Kami ingin warisan itu berupa hasil pembangunan kota yang maju dan berdaya saing, dengan tetap berakar pada budaya serta kreativitas masyarakat Jakarta. Bukan hanya infrastruktur kota yang modern dan megah, tetapi juga identitas yang kokoh melalui aktivitas budaya yang terus dihidupkan," katanya. Rano juga menilai seni tidak harus selalu dipamerkan di galeri tertutup karena ruang publik dapat menjadi tempat yang efektif untuk mempertemukan karya dengan masyarakat. Kehadiran seni di berbagai sudut kota dinilai mampu memperkaya pengalaman warga sekaligus menghidupkan kawasan perkotaan. "Seni dapat dihadirkan di tengah kehidupan masyarakat, menghidupkan ruang kota, sekaligus mengajak masyarakat membaca Jakarta dengan cara yang berbeda," tuturnya. Sebaiknya Anda baca juga: Sebagai bagian dari persiapan HUT ke-500 Jakarta, Rano bahkan menantang penyelenggara Jakarta PROVOKE! memanfaatkan ruang terbuka yang membentang dari kawasan Ratu Plaza hingga Bundaran Hotel Indonesia sebagai lokasi pameran seni berskala besar. Ia berharap momentum tersebut menjadi perayaan budaya yang melibatkan lebih banyak seniman dan masyarakat. "Saya menantang panitia agar pada peringatan 500 tahun Jakarta nanti kita memanfaatkan ruang terbuka yang membentang mulai dari Ratu Plaza hingga Bundaran Hotel Indonesia sebagai ruang pamer seni. Momentum lima abad Jakarta harus menjadi perayaan budaya yang luar biasa," tegasnya. Ia berharap Jakarta PROVOKE! terus berkembang sebagai ruang yang melahirkan karya-karya inovatif dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Menurutnya, ruang publik harus menjadi panggung bagi para seniman untuk memperkuat citra Jakarta sebagai kota modern yang tetap hidup dengan kreativitas dan kebudayaan. Pameran Jakarta PROVOKE! 2026 merupakan hasil kolaborasi Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta bersama Yayasan Artpora Jakarta PROVOKE!. Sebanyak 23 karya baru dipamerkan dengan mengangkat berbagai isu perkotaan, mulai dari persoalan hunian, transportasi, lingkungan, hingga dinamika kehidupan masyarakat Jakarta, termasuk pemanfaatan material daur ulang sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan. Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda. - Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas). - Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page". Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.

This is a summary. Read the full article at the original source.

Read full article at koran_jakarta