Top·

Miliki 55 Ribu Hektare Sawit, Wabup Sekadau Tegaskan Hak Masyarakat Adat dan Kelestarian Hutan

Miliki 55 Ribu Hektare Sawit, Wabup Sekadau Tegaskan Hak Masyarakat Adat dan Kelestarian Hutan

Wakil Bupati Sekadau, Subandrio, menegaskan pembangunan ekonomi di Kabupaten Sekadau tidak boleh hanya berorientasi pada pertumbuhan sektor perkebunan

Miliki 55 Ribu Hektare Sawit, Wabup Sekadau Tegaskan Hak Masyarakat Adat dan Kelestarian Hutan Wakil Bupati Sekadau, Subandrio, menegaskan pembangunan ekonomi di Kabupaten Sekadau tidak boleh hanya berorientasi pada pertumbuhan sektor perkebunan Ringkasan Berita: - Kekayaan budaya, masyarakat adat, serta sumber daya alam yang dimiliki Kabupaten Sekadau merupakan aset strategis yang dapat menjadi penggerak pembangunan berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. - Pernyataan tersebut disampaikan Subandrio saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Peran Pemerintah Kabupaten dalam Percepatan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Adat di Kabupaten Sekadau TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU – Wakil Bupati Sekadau, Subandrio, menegaskan pembangunan ekonomi di Kabupaten Sekadau tidak boleh hanya berorientasi pada pertumbuhan sektor perkebunan, tetapi juga harus diimbangi dengan perlindungan hak-hak masyarakat adat dan pelestarian lingkungan. Menurutnya, kekayaan budaya, masyarakat adat, serta sumber daya alam yang dimiliki Kabupaten Sekadau merupakan aset strategis yang dapat menjadi penggerak pembangunan berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan Subandrio saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Peran Pemerintah Kabupaten dalam Percepatan Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Adat di Kabupaten Sekadau yang digelar di Ruang Serbaguna Lantai II Kantor Bupati Sekadau, Kamis 16 Juli 2026. Baca juga: Cuaca Panas Picu Risiko Karhutla, BPBD Sekadau Keluarkan Imbauan Penting untuk Warga Dalam kesempatan itu, Subandrio mengatakan Kabupaten Sekadau memiliki potensi besar berupa kekayaan budaya dan sumber daya alam yang hingga kini belum dimanfaatkan secara optimal sebagai penggerak ekonomi daerah. Menurutnya, potensi tersebut seharusnya mampu menjadi daya tarik yang memberikan nilai tambah bagi pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Kabupaten Sekadau memiliki kekayaan yang luar biasa, baik kekayaan budaya maupun kekayaan alam. Potensi ini harus kita optimalkan agar dapat menjadi magnet pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Subandrio. Ia menambahkan, meskipun luas wilayah Kabupaten Sekadau tidak terlalu besar, daerah tersebut memiliki berbagai aset yang dapat menjadi kekuatan dalam mendukung pembangunan jangka panjang. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sekadau terus berupaya mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Sawit Penopang Ekonomi Subandrio mengungkapkan, hingga saat ini roda perekonomian Kabupaten Sekadau masih didominasi sektor perkebunan kelapa sawit. Berdasarkan data yang dipaparkannya, luas perkebunan sawit milik masyarakat mencapai sekitar 55 ribu hektare, terdiri atas sekitar 42 ribu hektare kebun sawit mandiri dan 13 ribu hektare kebun plasma. Besarnya kontribusi sektor sawit, menurutnya, menjadi modal penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, pengembangan sektor tersebut tetap harus memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan. Di tengah pesatnya perkembangan sektor perkebunan, Subandrio mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan perlindungan hak-hak masyarakat adat. Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat tercapai apabila ketiga aspek tersebut berjalan beriringan. "Sudah saatnya kita kembali memikirkan kelestarian alam serta hak-hak masyarakat yang harus dijaga dan dilindungi," katanya. Ia menilai keberadaan masyarakat adat memiliki peran penting dalam menjaga kawasan hutan yang selama ini menjadi penyangga kehidupan masyarakat. Apresiasi Warga Menjaga Hutan | SPMB SMKN 1 Putussibau Selesai, Jurusan Tata Busana Kurang 14 Siswa Meski Prospek Buat Masa Depan | |---| | Berita Foto - Udara Pontianak Berstatus Tidak Sehat bagi Kelompok Sensitif | |---| | Cek Pelayanan Publik Polres Bengkayang, Kapolres: Berikan Pelayanan Humanis & Optimal ke Masyarakat | |---| | Daftar 37 SD Negeri di Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau Lengkap dengan Alamat | |---| | Mengintip Adat Istiadat Sintang, Jadi Warisan Budaya Dayak dan Melayu yang Masih Lestari hingga Kini | |---|

This is a summary. Read the full article at the original source.

Read full article at tribunnews