Misteri Mayat Tanpa Kepala di Lampung Mulai Terungkap, Diduga ABK Filipina
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307172/original/049725600_1784962184-mayat_tanpa_kepala.jpg)
Jenazah laki-laki itu sebelumnya ditemukan warga yang tengah mencari rumput laut pada Jumat (24/7/2026).
Liputan6.com, Jakarta - Misteri penemuan mayat tanpa kepala yang mengapung di Pantai Keramat, Dusun Buatan, Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, mulai menemukan titik terang. Korban diduga merupakan seorang anak buah kapal (ABK) asal Filipina yang dilaporkan hilang usai terjatuh dari kapal di perairan Laut Jawa. Jenazah laki-laki itu sebelumnya ditemukan warga yang tengah mencari rumput laut pada Jumat (24/7/2026). Saat ditemukan, kondisi jasad sudah membusuk dan mengenakan seragam kerja ABK. Kepala Basarnas Lampung, Deden Ridwansyah, mengatakan korban diduga bernama Ramo Edwin Nuguid, warga negara Filipina yang bekerja sebagai ABK Kapal MV Evert Birth. Korban dilaporkan terjatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, pada 13 Juli 2026. Advertisement "Jika melihat dari ciri-ciri jenazah, kami menduga itu adalah warga Filipina yang jatuh dari Kapal MV Evert Birth di perairan Kepulauan Seribu," kata Deden, Sabtu (25/7/2026). Meski demikian, Deden menegaskan dugaan tersebut belum dapat dipastikan. Identitas korban masih menunggu hasil pemeriksaan forensik. "Itu masih dugaan. Untuk kepastiannya kami masih menunggu hasil identifikasi forensik," jelasnya. Saat ini Basarnas Lampung terus berkoordinasi dengan Polres Lampung Selatan, Basarnas Jakarta, serta pihak perusahaan pelayaran untuk mencocokkan data korban yang dilaporkan hilang dengan jenazah yang ditemukan di Pantai Keramat. Hasil identifikasi forensik nantinya akan menjadi penentu apakah jasad tanpa kepala tersebut benar merupakan ABK asal Filipina yang hilang hampir dua pekan lalu di perairan Laut Jawa. Geger Penemuan Mayat Tanpa Kepala Sebelumnya diberitakan, warga di Pantai Keramat, Dusun Buatan, Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki tanpa kepala yang mengapung di bibir pantai, Jumat (24/7/2026) sore. Jasad tanpa identitas itu pertama kali ditemukan sekitar pukul 15.00 WIB oleh warga yang tengah mencari rumput laut. Saat ditemukan, korban mengenakan alat pelindung diri (APD) atau wearpack berwarna oranye bertuliskan logo perusahaan Evergreen. Video penemuan jenazah yang diterima Liputan6.com memperlihatkan jasad tersebut telah berada di tepi pantai dan menjadi tontonan warga. Perekam video menduga korban merupakan anak buah kapal (ABK) berdasarkan pakaian yang dikenakannya. "Ada penemuan jenazah di Pantai Keramat, Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan. Ciri-cirinya kayak ABK ini kayaknya, baju-bajunya baju ABK," ujar perekam video. Kasatreskrim Polres Lampung Selatan, AKP Stefanus Boyoh, membenarkan adanya penemuan mayat anonim tersebut. Menurut dia, personel kepolisian langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari warga. "Tim langsung mendatangi tempat kejadian perkara setelah mendapat informasi dari masyarakat. Selanjutnya kami melakukan olah TKP serta meminta keterangan sejumlah saksi," kata Stefanus. Usai proses identifikasi awal di lokasi, jasad korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Bob Bazar Kalianda untuk menjalani visum dan autopsi guna mengungkap penyebab kematian sekaligus membantu proses identifikasi. Hingga kini, polisi masih menyelidiki identitas korban serta asal-usul jasad tersebut. Aparat juga membuka kemungkinan adanya kaitan dengan laporan orang hilang maupun insiden di wilayah perairan sekitar Lampung Selatan. Advertisement
This is a summary. Read the full article at the original source.
Read full article at liputan6
