Nasi, Kentang atau Pasta, Mana Paling Sehat? Begini Kata Ahli Gizi

Menurut ahli gizi, tidak ada satu jenis karbohidrat yang bisa disebut paling sehat secara mutlak.
JAKARTA, iNews.id – Nasi, kentang, dan pasta sama-sama menjadi sumber karbohidrat yang umum dikonsumsi masyarakat setiap hari. Namun, banyak orang masih bertanya-tanya, mana di antara ketiganya yang paling baik untuk kesehatan? Menurut ahli gizi, tidak ada satu jenis karbohidrat yang bisa disebut paling sehat secara mutlak. Masing-masing memiliki kandungan nutrisi, manfaat, dan kekurangan yang berbeda. Pilihan terbaik bergantung pada kebutuhan tubuh, kondisi kesehatan, cara pengolahan, serta porsi yang dikonsumsi. Nasi menjadi sumber karbohidrat yang paling sering dikonsumsi di Indonesia. Nasi putih dikenal mudah dicerna dan rendah lemak sehingga cocok sebagai sumber energi harian. Sementara itu, nasi merah mengandung lebih banyak serat, vitamin, dan mineral karena lapisan dedaknya masih utuh. Ahli gizi menyarankan nasi merah bagi orang yang ingin merasa kenyang lebih lama atau menjaga kadar gula darah tetap stabil. Meski begitu, nasi putih tetap dapat menjadi bagian dari pola makan sehat jika dikonsumsi bersama lauk berprotein dan sayuran. Kentang juga kerap dianggap kurang sehat, padahal umbi ini kaya akan kalium, vitamin C, dan serat, terutama jika dimakan bersama kulitnya. Kandungan nutrisi tersebut bermanfaat untuk menjaga tekanan darah, daya tahan tubuh, dan kesehatan pencernaan.
This is a summary. Read the full article at the original source.
Read full article at inews_id
