Top·

PBSI Ganti Pelatih Ganda Campuran, Rionny Mainaky dan Amon Sunaryo Akhiri Masa Tugas

PBSI Ganti Pelatih Ganda Campuran, Rionny Mainaky dan Amon Sunaryo Akhiri Masa Tugas

PBSI resmi mengakhiri kerja sama dengan kepala pelatih ganda campuran Rionny Mainaky dan asisten pelatih Amon Sunaryo.

PBSI Ganti Pelatih Ganda Campuran, Rionny Mainaky dan Amon Sunaryo Akhiri Masa Tugas PBSI resmi mengakhiri kerja sama dengan kepala pelatih ganda campuran Rionny Mainaky dan asisten pelatih Amon Sunaryo. Ringkasan Berita: - PBSI mengakhiri kerja sama dengan kepala pelatih ganda campuran Rionny Mainaky dan asisten pelatih Amon Sunaryo - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menjelaskan bahwa pergantian pelatih dilakukan berdasarkan hasil evaluasi menyeluruh terhadap program pembinaan, bukan semata-mata karena hasil pertandingan - PBSI telah menyiapkan kandidat pengganti untuk posisi kepala pelatih ganda campuran, namun proses penunjukannya masih berlangsung sehingga identitasnya akan diumumkan kemudian TRIBUNNEWS.COM - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) resmi mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan kepala pelatih ganda campuran Rionny Mainaky beserta asisten pelatih Amon Sunaryo. Kepastian tersebut diumumkan melalui akun Instagram resmi PBSI, @badminton.ina, Kamis (30/7/2026). "PP PBSI dan pelatih kepala ganda campuran, Rionny Mainaky, beserta asisten pelatih, Amon Sunaryo, telah sepakat untuk mengakhiri kerja sama. PP PBSI menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi, kerja keras, serta kontribusi yang telah diberikan selama menjadi bagian dari pelatnas PBSI. Semoga Rionny dan Amon senantiasa sukses dan diberikan yang terbaik dalam setiap langkah serta perjalanan karier mereka ke depan. Terima kasih, Coach Rionny dan Coach Amon. All the best!," tulis PBSI. Baca juga: Update Taipei Open 2026: Hasil Pahit Pebulutangkis Muda Indonesia, Thalita hingga Richie Tersingkir Eng Hian Jelaskan Alasan Pergantian Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, mengatakan pergantian jajaran pelatih merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembinaan atlet nasional. Menurutnya, keputusan itu bukan didasarkan pada hasil pertandingan semata, melainkan hasil evaluasi menyeluruh terhadap perkembangan sektor ganda campuran. "Pergantian pelatih bukan semata-mata melihat hasil pertandingan dalam jangka pendek. Kami melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap proses pembinaan, mulai dari perkembangan atlet, efektivitas program latihan, dinamika pasangan, hingga kesiapan sektor ini menghadapi target-target besar ke depan. Kami juga mengacu pada target dan KPI (key performance indicator) yang telah ditetapkan," kata Eng Hian, dikutip dari Djarum Badminton. "Dari hasil evaluasi tersebut, kami menilai perlu adanya penyegaran di jajaran kepelatihan agar sektor ganda campuran memperoleh perspektif baru, terus berkembang, dan mampu menghasilkan prestasi yang lebih optimal," tambah Eng Hian. Baca juga: 1 Juara Bertahan Mundur, Chen/Toh Batal Tampil di Kejuaraan Dunia BWF 2026 Rionny dan Amon resmi ditunjuk sebagai kepala pelatih dan asisten pelatih ganda campuran Pelatnas PBSI pada Desember 2024 lalu. Sebelumnya, Rionny menjabat sebagai Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI pada periode 2020-2024. Selama masa periodenya, Rionny dan Amon berdedikasi atas medali perunggu Sudirman Cup 2025, hingga gelar juara Thailand Masters 2026 yang diraih Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil. Eng Hian pun menyampaikan apresiasi kepada Rionny dan Amon atas dedikasi mereka selama menjadi bagian dari tim pelatih pelatnas.

This is a summary. Read the full article at the original source.

Read full article at tribunnews