Crime·

Pelapor Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya Mendadak Cabut Laporan, Polisi Tetap Lanjutkan Penyelidikan

Pelapor Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya Mendadak Cabut Laporan, Polisi Tetap Lanjutkan Penyelidikan

Pelapor penculikan Jesslyn Wijaya cabut laporan, tapi polisi di Jakarta tetap lanjutkan penyelidikan untuk pastikan keselamatan korban dan fakta kasus.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com) JawaPos.com - Perkembangan terbaru kasus dugaan penculikan yang menimpa atlet golf putri Indonesia, Jesslyn Wijaya Lay, memasuki babak baru. Meski sang pelapor berinisial NA telah mengajukan surat pencabutan laporan secara resmi, Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat menegaskan tidak akan menghentikan proses penyelidikan demi memastikan keselamatan korban. Polisi memilih terus melacak keberadaan dan kondisi Jesslyn sampai ada kepastian hukum serta jaminan keselamatan penuh, mengingat indikasi awal ialah penculikan. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, mengungkapkan bahwa pelapor berinisial NA yang merupakan teman dari Jesslyn mendatangi pihak kepolisian pada Minggu lalu untuk mencabut laporannya. "Pada hari Minggu kemarin juga sudah meminta dengan secara tertulis melayangkan pencabutan karena yang bersangkutan merasa bukan keluarga dan tidak melihat langsung," ujar AKBP Roby, Selasa (21/7). Meski begitu, pihak kepolisian menetapkan sikap tegas untuk tidak serta-merta menutup perkara. Kepolisian fokus memastikan bahwa insiden ini benar-benar steril dari tindak pidana lain atau ancaman terhadap korban. "Namun kami dari Polres Metro Jakarta Pusat, dari Satreskrim dan juga dari Unit Sat Perlindungan Perempuan dan Anak, masih belum menghentikan penyelidikan sampai dengan dapat memastikan keamanan dan keselamatan korban," tegas Roby. Berdasarkan hasil penelusuran manifes penerbangan dan rangkaian penyelidikan, polisi menemukan jejak pergerakan Jesslyn usai insiden dugaan penyergapan di sebuah restoran kawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat pada Senin (13/7) malam. Sehari setelah kejadian, yakni pada 14 Juli 2026, Jesslyn diketahui telah meninggalkan Indonesia melalui Semarang menuju Kuala Lumpur, Malaysia. Ia bertolak bersama dua orang lain yang teridentifikasi masih memiliki hubungan keluarga. "Sampai saat ini, kami masih mengundang kedua orang tersebut, termasuk ayahnya, untuk memberikan keterangan terkait peristiwa ini kepada petugas Polres Metro Jakarta Pusat," jelas Roby. Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

This is a summary. Read the full article at the original source.

Read full article at jawapos