Penanganan Penyumbatan Jantung Kompleks: RSUP Dr. Kariadi Gandeng Dokter Jepang Lewat Live Case CTO PCI

RSUP Dr. Kariadi Semarang menggandeng pakar Jepang dalam workshop dan Live Case CTO PCI untuk penanganan penyumbatan jantung kompleks
SEMARANG, suaramerdeka.com – RSUP Dr. Kariadi Semarang menggandeng pakar kardiologi intervensi dari Jepang dalam Workshop and Live Case Demonstration Advancing Chronic Total Occlusion Percutaneous Coronary Intervention (CTO PCI). Hal ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kompetensi dokter jantung Indonesia sekaligus memperkuat layanan kardiovaskular berstandar internasional. Kegiatan yang digelar bersama Perhimpunan Intervensi Kardiovaskular Indonesia (PIKI) pada Sabtu (25/7/2026) tersebut diikuti dokter spesialis jantung dan pembuluh darah intervensi serta peserta fellowship dari berbagai pusat pendidikan di Indonesia. Baca Juga: Kebakaran Pasar Modern BSB Semarang: Hidran Berfungsi Optimal, Damkar Sebut Api Cepat Dikendalikan Workshop yang berlangsung di Aula dan Cath Lab RSUP Dr. Kariadi menghadirkan sesi ilmiah serta live case demonstration penanganan pasien dengan teknik Chronic Total Occlusion Percutaneous Coronary Intervention (CTO PCI), salah satu prosedur paling kompleks dalam kardiologi intervensi. Direktur Utama RSUP Dr. Kariadi, dr. Agus Akhmadi, M.Kes, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kemampuan tenaga medis agar mampu memberikan pelayanan jantung dengan kualitas setara rumah sakit bertaraf internasional. "Workshop dan Live Case Demonstration CTO PCI ini adalah wujud nyata komitmen RSUP Dr. Kariadi untuk terus meningkatkan kompetensi tenaga medis kami. Kami ingin memastikan layanan kardiovaskular di Kariadi tidak hanya mengikuti, tetapi juga sejajar dengan standar internasional," ujar Agus. Ia menambahkan, kolaborasi bersama PIKI dan pakar dari Jepang diharapkan dapat mempercepat penguasaan teknik terbaru bagi dokter intervensi di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah. "Dengan adanya kolaborasi bersama PIKI dan pakar dari Jepang, kami berharap para dokter intervensi di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Tengah, dapat menguasai teknik terbaru dalam penanganan Chronic Total Occlusion sehingga keselamatan dan kualitas hidup pasien semakin meningkat," katanya. Narasumber internasional, Dr. Satoru Sumitsuji, Ph.D dari Osaka University Graduate School of Medicine, Jepang, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ilmiah tersebut. Menurutnya, CTO PCI merupakan prosedur yang memiliki tingkat kesulitan tinggi sehingga membutuhkan pembelajaran dan kolaborasi berkelanjutan. "Saya sangat mengapresiasi RSUP Dr. Kariadi dan PIKI yang telah memfasilitasi kegiatan ilmiah ini. CTO PCI adalah salah satu prosedur yang menantang dalam kardiologi intervensi," ujarnya. Ia berharap pengalaman dan teknik terbaru yang dibagikan melalui sesi ilmiah maupun demonstrasi langsung dapat membantu meningkatkan kemampuan dokter-dokter di Indonesia.
This is a summary. Read the full article at the original source.
Read full article at suaramerdeka
