Politics·

Perkuat Diplomasi Budaya, RI-Aljazair Teken MoU Pengembangan Pencak Silat

Perkuat Diplomasi Budaya, RI-Aljazair Teken MoU Pengembangan Pencak Silat
Source:detik

Pemerintah Indonesia dan Aljazair menandatangani MoU pengembangan pencak silat. Kerja sama ini perkuat diplomasi budaya dan jalin persahabatan antarnegara.

Pemerintah Indonesia dan Aljazair menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) pengembangan budaya pencak silat di Aljazair. Kerjasama ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat diplomasi budaya Indonesia di Aljazair. Penandatanganan MoU dilakukan antara PT Pertamina Algeria Eksplorasi dan Produksi (PAEP) dan Comité National de Pencak Silat Algeria (CNPSA) dan difasilitasi oleh KBRI Alger. Ini menjadi bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PAEP untuk mendukung pengembangan pencak silat sebagai salah satu warisan budaya Indonesia. "Pencak silat bukan sekadar seni bela diri. Di dalamnya terkandung nilai-nilai disiplin, saling menghormati, sportivitas, dan persaudaraan. Saya berharap kerja sama ini dapat melahirkan generasi muda Aljazair yang tidak hanya berprestasi dalam olahraga, tetapi juga menjadi jembatan persahabatan yang semakin erat antara Indonesia dan Aljazair," kata Dubes RI untuk Aljazair, Yusron Bahauddin Ambary dalam keterangannya, Jumat (24/7/2026). Pemerintah Indonesia dan Aljazair menandatangani MoU pengembangan pencak silat. (dok.istimewa) Foto: Pemerintah Indonesia dan Aljazair menandatangani MoU pengembangan pencak silat. (dok.istimewa) | Yusron menyampaikan apresiasi upaya berbagai pihak untuk memperkuat diplomasi budaya Indonesia di Aljazair. Yusron juga menegaskan KBRI Alger berkomitmen untuk terus mendukung implementasi kerja sama itu dan mendorong kolaborasi agar program-program yang telah disepakati dapat terlaksana secara berkelanjutan. "KBRI Alger siap mendampingi implementasi kerja sama ini. Kami berharap kemitraan antara PAEP dan CNPSA dapat menjadi contoh sinergi yang baik antara dunia usaha, organisasi olahraga, dan pemerintah dalam memperkuat hubungan people-to-people serta memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat Aljazair," jelasnya. Melalui kerja sama ini, akan dikembangkan berbagai program pembinaan pencak silat, khususnya bagi anak-anak dan remaja di Aljazair. Selain bertujuan mencetak atlet-atlet muda, program ini juga diharapkan menjadi sarana untuk memperkenalkan budaya Indonesia sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat antara Indonesia dan Aljazair. Pemerintah Indonesia dan Aljazair menandatangani MoU pengembangan pencak silat. (dok.istimewa) Foto: Pemerintah Indonesia dan Aljazair menandatangani MoU pengembangan pencak silat. (dok.istimewa) | CNPSA telah berkembang menjadi organisasi pencak silat terbesar di Aljazair dengan lebih dari 3.000 anggota yang tersebar di 13 wilayah. Melalui kolaborasi ini, diharapkan perkembangan pencak silat di Aljazair dapat semakin meningkat dan menjangkau lebih banyak generasi muda. Kolaborasi ini juga menjadi sinergi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan organisasi olahraga dalam memanfaatkan olahraga sebagai instrumen diplomasi budaya. Penandatanganan MoU turut dihadiri oleh Country Manager PAEP, Jon Erwin; Manager Relations PAEP, Dhaneswari Retnowardhani; Presiden Federasi Seni Bela Diri Aljazair, Ghanem Youcef; Ketua CNPSA, Lahcene Sekfane, serta 50 atlet junior pencak silat Aljazair. (wnv/wnv)

This is a summary. Read the full article at the original source.

Read full article at detik