Polisi Selamatkan Wanita yang Teriak Minta Tolong di Apartemen Bekasi

Seorang wanita di Bekasi Selatan berteriak minta tolong akibat dugaan KDRT. Polisi segera menyelamatkan dan membawa korban ke Unit PPA untuk pemeriksaan.
Seorang wanita berteriak meminta tolong di sebuah apartemen di kawasan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Polisi langsung bergerak ke lokasi dan menyelamatkan wanita tersebut. "Iya, kita amankan setelah ada laporan ke 110," kata Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Suparmin, saat dihubungi detikcom, Sabtu (25/7/2026). Suparmin menjelaskan pihaknya awalnya menerima laporan dari 110 terkait adanya dugaan kekerasan terhadap korban. Anggota Polsek Bekasi Selatan kemudian meluncur ke lokasi. "Karena menyangkut perempuan dan pengakuan si korban suaminya sendiri yang melakukan kekerasan, jadi kita antar korban ke Unit PPA Polres Metro Bekasi Kota," jelasnya. Menurut Suparmin, suami yang diduga melakukan KDRT saat itu juga ada di dalam apartemen. "Suaminya ada," imbuhnya. Suparmin mengatakan pihaknya belum mendapatkan informasi lebih detail mengenai dugaan kekerasan yang dialami si istri tersebut. "Kita tidak menanyakan secara detail, karena ini menyangkut KDRT sehingga kita bawa ke Polres untuk pemeriksaan di sana," jelasnya. Viral di Medsos Peristiwa tersebut terekam video amatir dan viral di media sosial. Disebutkan peristiwa itu terjadi pada Jumat (24/7). Dalam rekaman video yang beredar, terlihat wanita berkerudung abu-abu itu berdiri di balkon pagar tembok bercat putih. Gema teriakan meminta tolong dari mulut wanita itu terdengar oleh tetangganya hingga direkam video. Dari balik pintu apartemen terdengar suara seorang pria. Samar-samar terdengar pria itu memaki wanita tersebut. Sementara wanita tersebut terpojok di balkon. Dia membentengi dirinya dengan keranjang pakaian berwarna pink di tangan kirinya. Sesekali terlihat korban diserang dengan balok kayu. Wanita tersebut berupaya menangkis pukulan kayu dengan keranjang pakaian sambil terus berteriak meminta tolong. (mea/dhn)
This is a summary. Read the full article at the original source.
Read full article at detik
