Profil Vicol, Sekuriti yang Dipaksa Sujud Minta Maaf ke Sopir Alphard karena Mengetuk Jendela
:format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260724_SEKURITI-VICTOR.jpg)
Melalui video klarifikasi yang diunggahnya pada Kamis (23/7/2026), Vicol menceritakan detik-detik berujung insiden tersebut
Profil Vicol, Sekuriti yang Dipaksa Sujud Minta Maaf ke Sopir Alphard karena Mengetuk Jendela Melalui video klarifikasi yang diunggahnya pada Kamis (23/7/2026), Vicol menceritakan detik-detik berujung insiden tersebut Ringkasan Berita: - Vicol secara terbuka mengaku terpaksa bersujud dan meminta maaf kepada sopir mobil Toyota Alphard yang diduga menerobos lampu - Tak berhenti di situ, Vicol mengaku masih mendapat perlakuan tidak menyenangkan pasca permintaan maaf tersebut. - Sopir mobil sempat memakinya, menyuruhnya melakukan push-up, hingga mengangkat kerah bajunya saat hendak meninggalkan pos polisi. TRIBUNJATENG.COM – Seorang petugas keamanan atau sekuriti bernama Vicol Harefa (Victor Harefa), tengah viral dan menjadi bahan pembicaraan. Ia bertugas di sekitar Halte Transjakarta Bundaran HI, Jakarta Pusat. Kini, media sosialnya tengah ramai dan mendapatkan dukungan simpati dari masyarakat. Sebabnya adalah kejadian yang baru saja Vicol alami. Ia secara terbuka mengaku terpaksa bersujud dan meminta maaf kepada sopir mobil Toyota Alphard yang diduga menerobos lampu penyeberangan (zebra cross). Baca juga: Sosok Sudaryono Ketua BGN Gantikan Nanik S Deyang, Sebut Dirinya Anak Petani dari Grobogan Dukungan publik mengalir deras di akun Instagram pribadinya, @vicolharefa. Warganet berbondong-bondong membanjiri kolom komentar dengan pesan semangat atas dedikasi dan ketegaran Vicol dalam menjalankan tugas menjaga keselamatan para penyeberang jalan. Melalui video klarifikasi yang diunggahnya pada Kamis (23/7/2026), Vicol menceritakan detik-detik berujung insiden tersebut. Kejadian bermula saat dirinya menegur pengemudi mobil Toyota Alphard warna hitam yang nekat melintas padahal lampu penyeberangan pejalan kaki sedang menyala hijau. Namun, usai menegur pengemudi, Vicol justru dibawa ke pos polisi setempat. Bukannya mendapat perlindungan, Vicol mengaku malah disalahkan oleh kepala pos polisi karena dinilai tidak berhak mengetuk kaca kendaraan tersebut. "Setelah saya sudah memberitahu kronologinya, dan kepala pospol-nya menyampaikan ke saya, 'Kamu salah. Kamu tidak ada hak untuk memukul kaca mobil,'" ungkap Vicol dikutip Tribunsumsel.com dalam video tersebut. Situasi tersebut membuat pengemudi beserta dua penumpang Alphard semakin menyudutkan Vicol. Ia bahkan diancam akan dilaporkan ke vendor tempatnya bekerja agar dipecat. Merasa terdesak dan tak memiliki jalan keluar untuk mempertahankan pekerjaannya, Vicol akhirnya memilih mengalah hingga terpaksa bersujud di hadapan pengemudi mobil mewah tersebut. | Sosok Ibu Guru ASN Diduga Menyerahkan Anak Yatim untuk Melayani Nafsu Seksual Menyimpang Suami | |---| | Merengek Minta Dibelikan Motor, Pria 32 Tahun Nekat Bakar Rumah Orang Tua | |---| | Senyum Choirul Anam, Mantan Direktur KBS yang Korupsi Pakan Binatang Sampai Bikin Satwa Kurus Kering | |---| | Ketua DPRD Bone Dilaporkan ke Polisi, Diduga Siram Air hingga Lempar Kue ke Muka Staf | |---| | Dedi Mulyadi Gelar Sayembara Hadiah hingga Rp 50 Juta, Buat yang Bisa Nangkap Begal dan Sejenisnya | |---|
This is a summary. Read the full article at the original source.
Read full article at tribunnews
