Entertainment·

[PUISI] Sebatas Pengingat

[PUISI] Sebatas Pengingat

Kembali aku memimpikannya Mimpi yang sama sekali tak kuinginkan Namun anehnya, sebagian diriku masih menyukainya Dan terus menyimpan bayangnya hingga pagi

Kembali aku memimpikannyaMimpi yang sama sekali tak kuinginkanNamun anehnya, sebagian diriku masih menyukainyaDan terus menyimpan bayangnya hingga pagiAku tak ingin menganggapnya pertandaKata orang, pikiranku masih dipenuhi dirinyaHingga ia tumbuh sendiri di alam bawah sadarkuLalu menjelma kembali dalam tidurkuTapi aku berani bersumpahSejak hari itu, tak pernah sengaja kuingat dirinyaAku telah memilih melangkah sendirianMeninggalkan semua luka, termasuk dirinyaBagaimanapun, ia tetap bagian dari ceritakuMeski akhirnya meninggalkan jejak yang pahitDari luka itu aku belajar banyak halTentang batas, tentang rapuh, tentang diriku sendiriMungkin mimpi itu datang bukan untuk menggodakuMelainkan untuk mengingatkankuAgar aku tak kembali pada kesalahan yang samaDan tak lagi mengorbankan hatiku begitu saja

This is a summary. Read the full article at the original source.

Read full article at idntimes