Top·

Purbaya Optimis PFII Bakal Jadi Ekosistem Keuangan Terintegrasi RI Berkelas Dunia

Purbaya Optimis PFII Bakal Jadi Ekosistem Keuangan Terintegrasi RI Berkelas Dunia

Purbaya menegaskan, kehadiran PFII bukan untuk menggantikan sistem keuangan domestik yang ada, melainkan untuk melengkapi ekosistem kelas dunia yang terintegrasi.

Purbaya Optimis PFII Bakal Jadi Ekosistem Keuangan Terintegrasi RI Berkelas Dunia Jakarta, VIVA – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, kehadiran Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) bukan untuk menggantikan sistem keuangan domestik yang ada, melainkan untuk melengkapi dengan ekosistem kelas dunia yang terintegrasi. Hal itu disampaikannya saat memberikan pendapat akhir mewakili Presiden Prabowo, dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-26 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 usai UU PFII disahkan. "RUU tentang PFII ini lahir atas kesadaran bahwa sebagai negara terbesar di Asia Tenggara dan anggota G20, Indonesia sudah saatnya memiliki sebuah financial center sendiri yang kredibel, mandiri, berintegritas, serta berdaya saing global,” kata Purbaya, Selasa, 21 Juli 2026. Selama proses pembahasan Panitia Kerja (Panja) hingga Rapat Kerja Pembicaraan Tingkat I, Purbaya menjelaskan bahwa Pemerintah dan DPR telah berdiskusi secara konstruktif terkait pengembangan konsep PFII tersebut. Tujuannya yakni untuk memastikan bahwa RUU PFII ini tidak hanya menarik bagi investor global, tetapi juga memastikan keberpihakan pada kepentingan nasional. Karenanya, Purbaya menjelaskan bahwa UU ini bertumpu pada tiga pilar utama, dimana salah satunya adalah akses modal dan investasi. Nantinya, PFII akan menarik arus modal asing serta investasi portofolio berkualitas secara berkelanjutan sebagai sumber pembiayaan jangka panjang untuk memperbesar kue perekonomian nasional. Harapannya, ekonomi Indonesia bisa tumbuh lebih cepat menuju 8 persen seperti target Presiden Prabowo Subianto. “Jika perekonomian nasional dapat berkembang lebih besar dan tumbuh lebih cepat, ini akan menghasilkan manfaat jangka panjang yang besar bagi pembangunan nasional di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Purbaya. Dia menambahkan, tax base yang baru pun akan tercipta, seiring penciptaan lapangan kerja baru sebagai dampak multiplier dari tersedianya sumber pembiayaan jangka panjang baru dari dunia internasional. Kemudian di pilar yang kedua yakni inovasi dan tata kelola. Purbaya menjelaskan, PFII akan membangun ekosistem jasa keuangan yang komprehensif, didukung teknologi terkini, cyber security kelas dunia, serta dibentengi oleh azas tata kelola yang baik dan best practices manajemen keuangan internasional. Keistimewaan PFII juga terletak pada penguatan aspek hukum, yaitu keberadaan pengadilan PFII dan lembaga arbitrase PFII yang efisien, konsisten, dan independen. Dimana pengadilan PFII itu akan mengedepankan kepastian dan keadilan bagi para pelaku usaha, dengan tetap berpegang pada kedaulatan sistem hukum Indonesia.

This is a summary. Read the full article at the original source.

Read full article at viva_co_id