Top·

Rumah Produksi Cassava Chips Natuna Dongkrak Produktivitas UMKM

Rumah Produksi Cassava Chips Natuna Dongkrak Produktivitas UMKM

Pembuat keripik ubi, Sida (56) berkoas hijau, di Rumah Produksi Cassava Chips Natuna kawasan Masjid Agung, Gerbang Utaraku, Ranai Kota. F. Faidillah/ Batam Pos. Rumah Produksi Cassava Chips Natuna Dongkrak Produktivitas UMKM Reporter: Faidillah NATUNA (BP) – Keberadaan Rumah Produksi Cassava Chips Kabupaten Natuna diharapkan menjadi motor penggerak pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus meningkatkan daya saing produk olahan pangan lokal. Fasilitas yang berada di kawasan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) , Gerbang Utaraku, Ranai Kota, itu disiapkan untuk mendukung pelaku UMKM meningkatkan kapasitas produksi melalui penyediaan peralatan modern dan fasilitas pengolahan yang lebih memadai. Salah satu pelaku usaha yang memanfaatkan fasilitas tersebut, Sida (56), warga Desa Sungai Ulu, mengaku usahanya mengalami perkembangan signifikan setelah memperoleh dukungan dari pemerintah daerah. Baca Juga: Perdana Beroperasi, SMP Negeri 005 Kelas Jauh Di Desa Tukul Disambut Warga Ia menceritakan, usaha keripik ubi yang awalnya merupakan industri rumahan hanya mampu memproduksi sekitar 5 hingga 10 kilogram per hari. Namun setelah mendapatkan bantuan peralatan produksi, rumah produksi, serta pelatihan pengemasan, kapasitas produksinya meningkat hingga mencapai 100 kilogram per hari. "Alhamdulillah, sekarang produksi sudah jauh meningkat. Produk kami juga sudah dipasarkan ke luar daerah," ujar Sida di Ranai, Selasa (21/7). Keripik ubi yang diproduksi memiliki cita rasa gurih dan dipasarkan dalam dua pilihan kemasan, yakni 400 gram seharga Rp20 ribu dan 200 gram seharga Rp10 ribu. Baca Juga: RoTS 2026 Ingin Ubah Wajah Batam dari Kota Industri Menuju Episentrum Ekonomi Kreatif Untuk memenuhi kebutuhan produksi, Sida mempekerjakan empat orang yang bertugas mengupas, mengiris, menggoreng, hingga mengemas produk sebelum dipasarkan. "Saat ini ada empat orang yang membantu proses produksi, mulai dari pengolahan hingga pengemasan," katanya. Menurut Sida, keberadaan Rumah Produksi Cassava Chips sangat membantu pelaku UMKM dalam meningkatkan produktivitas sekaligus memperluas pasar. Meski demikian, ia menyebut fasilitas tersebut masih belum dimanfaatkan secara maksimal. "Sejauh ini baru saya yang menggunakan Rumah Produksi Cassava Chips . Masih ada tiga rumah produksi lainnya yang belum terisi," ungkapnya. Pemerintah berharap keberadaan rumah produksi ini mampu mendorong masyarakat menjadi pelaku ekonomi yang lebih mandiri melalui pengembangan usaha berbasis potensi lokal. Dengan meningkatnya kapasitas produksi dan kualitas produk, UMKM diharapkan dapat memperluas pasar sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. (*)

This is a summary. Read the full article at the original source.

Read full article at batampos_jawapos