Education·

Selain SPPG Kantin Sekolah Diusulkan Bisa Ikut Kelola MBG Irma Suryani Chaniago Bisa Menimbulkan Masalah Baru

Selain SPPG Kantin Sekolah Diusulkan Bisa Ikut Kelola MBG Irma Suryani Chaniago Bisa Menimbulkan Masalah Baru
Source:rm_id

Wacana pelibatan kantin sekolah dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai pro dan kontra. Skema tersebut dinilai dapat menjadi solusi untuk menjangkau sekolah di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), tetapi dikhawatirkan menimbulkan persoalan baru di tengah belum tuntasnya evaluasi tata kelola program MBG. Wacana ini mencuat setelah Presiden Prabowo Subianto memberikan keleluasaan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mengkaji alternatif pelaksanaan MBG yang ...

Dark/Light Mode BREAKINGNEWS Selain SPPG, Kantin Sekolah Diusulkan Bisa Ikut Kelola MBG Irma Suryani Chaniago: Bisa Menimbulkan Masalah Baru Senin, 20 Juli 2026 07:10 WIB RM.id Rakyat Merdeka - Wacana pelibatan kantin sekolah dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai pro dan kontra. Skema tersebut dinilai dapat menjadi solusi untuk menjangkau sekolah di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), tetapi dikhawatirkan menimbulkan persoalan baru di tengah belum tuntasnya evaluasi tata kelola program MBG. Wacana ini mencuat setelah Presiden Prabowo Subianto memberikan keleluasaan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mengkaji alternatif pelaksanaan MBG yang selama ini hanya dilakukan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Wakil Ketua BGN Agustina Arumsari mengatakan, salah satu alternatif yang dapat dikaji ialah melibatkan kantin sekolah dalam penyediaan makanan bagi para siswa. Namun, dia menjelaskan bahwa berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115, skema pelaksanaannya hanya melalui SPPG. "Pilihannya hanya itu. Baca ya Perpres 115 ya. Pak Presiden pun tadi mengatakan, 'Silakan dikaji kalau ada alternatif yang lain, boleh.' Jadi, jangan hanya itu satu-satunya pilihan untuk memberikan skema pelaksanaannya," kata Agustina di Kompleks Istana, Jakarta, Rabu (15/7/2026). Namun, Prabowo meminta setiap alternatif kebijakan tidak diputuskan secara terburu-buru. BGN diminta lebih dahulu menyusun kajian mendalam mengenai dasar, manfaat, risiko, dan tata kelola dari setiap pilihan. "Tapi kembali lagi, beliau minta setiap pilihan kebijakan dikaji dengan baik apa dasarnya dan sebagainya," ujar Agustina. Wakil Ketua Komisi IX DPR dari Fraksi Partai Golkar Yahya Zaini menyambut baik, jika kantin sekolah dilibatkan dalam mengelola program MBG. Dia menilai biaya operasional relatif lebih murah jika MBG dikelola oleh pihak sekolah. "Perlu dilakukan pemetaan sekolah-sekolah yang mampu mengelola MBG. Karena tidak semua sekolah punya lahan dan ruangan yang cukup untuk membuat dapur. Bagi sekolah yang mampu dipersilakan, dan bagi yang tidak mampu jangan dipaksakan," kata Yahya, Jumat (17/7/2026). Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Partai NasDem Irma Suryani Chaniago tidak setuju dengan wacana pelibatan kantin sekolah untuk menyediakan Makan Bergizi Gratis (MBG). Dia menegaskan, jangan lagi ditambah dengan sekolah-sekolah membuat dapur baru. "Dapur baru itu enggak perlu ya. Pak Presiden baru minta dikaji, tapi jangan deh ya, jangan bikin masalah baru lah," ujar Irma dalam rapat Komisi IX DPR di Jakarta, Jumat (17/7/2026). Untuk mengetahui pandangan Irma Suryani Chaniago terkait opsi kantin sekolah ikut mengelola MBG, berikut wawancaranya. Tags : Berita Lainnya

This is a summary. Read the full article at the original source.

Read full article at rm_id