Seleksi JPT Pratama Masuki Tahap Akhir, Wali Kota Tarakan Tegaskan Tak Ganggu Pelayanan Publik

Proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan memasuki tahapan akhir. Setelah melalui p
Wali Kota Tarakan dr Khairul M.Kes. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN TARAKAN - Proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan memasuki tahapan akhir. Setelah melalui proses seleksi administrasi, penilaian panitia seleksi (pansel), hingga wawancara, pemerintah kini tinggal menetapkan satu nama terbaik untuk mengisi masing-masing jabatan yang dilelang. Di tengah proses tersebut, Pemerintah Kota Tarakan juga bersiap menghadapi Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2026 yang akan dilaksanakan Ombudsman Republik Indonesia. Saat dikonfirmasi, Wali Kota Tarakan, dr Khairul M.Kes mengatakan, seluruh perangkat daerah diminta siap menghadapi proses penilaian sekaligus terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Khairul menjelaskan, proses seleksi pejabat pimpinan tinggi sebenarnya telah berjalan sesuai tahapan yang ditetapkan. Pansel telah menetapkan tiga besar calon pada setiap jabatan, kemudian hasilnya disampaikan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperoleh pertimbangan. "Kandidat kan sudah ada, tiga yang dipilih kemarin oleh pansel. Terus kita sudah sampaikan ke BKN. BKN sudah memberikan restu terhadap tiga nama itu. Lalu sudah kita wawancarai. Tinggal menetapkan satu," katanya kepada awak media, Jumat (17/7). Menurutnya, penetapan pejabat definitif membutuhkan kehati-hatian karena jabatan tersebut akan menentukan arah kebijakan organisasi perangkat daerah ke depan. Oleh sebab itu, pemerintah tidak ingin terburu-buru dalam mengambil keputusan. "Tinggal menetapkan satu. Tentu satu yang benar-benar nanti dipilih. Sekarang prosesnya sedang berjalan. Kami memastikan seluruh tahapan dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan sehingga pejabat yang nantinya dilantik benar-benar memiliki kompetensi, integritas, dan kemampuan memimpin organisasi," jelasnya. (zac/jnr)
This is a summary. Read the full article at the original source.
Read full article at radartarakan_jawapos
