Sempat Bikin Korea Selatan Ketar-ketir, Timnas Voli Putri Indonesia Tumbang di International Women's Volleyball Friendly
Timnas Voli Putri Indonesia kalah 1-3 dari Korea Selatan pada laga uji coba di Jecheon usai sempat merebut set pertama. Simak jalannya pertandingan lengkap.
Sempat Bikin Korea Selatan Ketar-ketir, Timnas Voli Putri Indonesia Tumbang di International Women's Volleyball Friendly VIVA – Harapan Timnas Voli Putri Indonesia untuk membuka rangkaian laga uji coba di Korea Selatan dengan kemenangan belum terwujud. Sempat membuat tuan rumah terkejut lewat kemenangan pada set pembuka, skuad Merah Putih akhirnya harus mengakui keunggulan Korea Selatan dengan skor 1-3. Pertandingan persahabatan internasional yang berlangsung di Jecheon Gymnasium, Jecheon, Korea Selatan, Kamis, 23 Juli 2026, menjadi ajang penting bagi kedua tim dalam mematangkan persiapan menghadapi berbagai agenda internasional tahun ini. Anak asuh Marcos Sugiyama sebenarnya tampil menjanjikan sejak awal pertandingan. Kombinasi serangan Mediol Yoku, Arsela Nuari Purnama, dan Ersandrina Devega mampu merepotkan pertahanan Korea Selatan. Indonesia bahkan sempat tertinggal 2-0 pada awal set pertama. Namun perlahan Garuda Pertiwi bangkit dan membalikkan keadaan menjadi 9-7 melalui rangkaian serangan cepat yang sulit dibendung. Tuan rumah kemudian membalas dengan mencetak tujuh poin beruntun hingga berbalik unggul 14-9. Meski demikian, Indonesia tidak kehilangan semangat. Permainan disiplin di lini depan membuat mereka kembali memimpin 19-17. Memasuki poin-poin krusial, skor sempat imbang 23-23. Namun dua poin beruntun berhasil diamankan Indonesia lewat spike Ersandrina Devega dan blok Chelsa Berliana untuk menutup set pertama dengan kemenangan 25-23. Momentum tersebut rupanya gagal dipertahankan. Korea Selatan meningkatkan intensitas permainan pada set kedua. Dipimpin setter Kim Da-in, tim tuan rumah langsung mengambil kendali pertandingan dan membuka jarak hingga 20-11. Indonesia sempat memangkas ketertinggalan menjadi 20-16 berkat perlawanan Mediol Yoku dan kawan-kawan. Namun Korea Selatan tampil lebih tenang pada fase akhir sehingga merebut set kedua dengan skor 25-20. Permainan Indonesia mulai goyah pada set ketiga. Pertahanan rapat serta blok-blok efektif Korea Selatan membuat serangan Garuda Pertiwi kesulitan berkembang. Marcos Sugiyama mencoba mengubah jalannya pertandingan dengan melakukan sejumlah rotasi pemain. Nama-nama seperti Gendhis, Venisa Dwi, Putri Agustin, Geofanny Eka, hingga Arnetta Putri turut mendapat kesempatan tampil. Sayangnya perubahan tersebut belum mampu membendung dominasi Korea Selatan. Tim tuan rumah terus menjauh hingga unggul 19-8 sebelum mengunci set ketiga dengan skor telak 25-13.
This is a summary. Read the full article at the original source.
Read full article at viva_co_id
