Sports·

Serba-serbi Piala Dunia 2026: Pemerintah Sterilkan Pusat Kota dan Venue Pertandingan di Atlanta Bebas Tuna Wisma

Serba-serbi Piala Dunia 2026: Pemerintah Sterilkan Pusat Kota dan Venue Pertandingan di Atlanta Bebas Tuna Wisma

Serba-serbi Piala Dunia 2026: Pemerintah sterilkan pusat kota dan venue pertandingan di Atlanta bebas tuna wisma selama turnamen berlangsung

AMERIKA, suaramerdeka.com- Tuna wisma atau gelandangan di Georgia, Atlanta, disterilkan selama Piala Dunia 2026. Mereka dipindahkan ke lokasi yang jauh dari pusat kota, untuk memberikan kenyaman kepada turis atau pendukung dari negara peserta. Dampak dari Piala Dunia ini, telah terjadi penggusuran kamp, pemindahan ke lokasi jauh dari pusat kota, hingga perasaan semakin tersisih dari ruang publik. Baca Juga: Festival Anak Sholih LDII Dibuka, Wabup Semarang Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter The Guardian melaporkan penertiban tunawisma menjadi bagian dari perubahan yang terjadi di sejumlah kota tuan rumah Piala Dunia 2026. Di Atlanta, langkah tersebut terlihat melalui upaya membersihkan kamp tunawisma dari kawasan pusat kota menjelang berlangsungnya pertandingan. Salah satu lokasi yang terdampak adalah Freedom Park, yang berjarak kurang dari satu mil dari area nonton bersama penggemar Piala Dunia. Pegawai kota disebut memasuki taman tanpa pemberitahuan dan mengangkut tenda, dokumen identitas, obat-obatan, serta barang-barang pribadi milik orang-orang yang tinggal di sana. Baca Juga: Car Free Day Salatiga Jadi Magnet Hidup Sehat dan Perputaran Ekonomi, Warga Diajak Aktif dan Bugar Seorang pejabat kota menyebut Freedom Park bukan kamp resmi sehingga aturan mengenai prosedur penertiban tidak berlaku. Tindakan tersebut diklaim sebagai “pemeliharaan taman rutin”. Sehari sebelum pertandingan semifinal Inggris melawan Argentina, area tersebut hampir sepenuhnya kosong dari tenda dan barang-barang yang sebelumnya berada di sana. Wali Kota Atlanta Andre Dickens menyatakan keinginan agar warga yang tidak memiliki tempat tinggal tidak berada di pusat kota maupun kawasan lain di Atlanta. Ini tidak hanya selama Piala Dunia, melainkan juga setelah turnamen berakhir

This is a summary. Read the full article at the original source.

Read full article at suaramerdeka