Top·

Siap Bangun Industri Terpadu, Investor Mobil Listrik Bidik Probolinggo

Siap Bangun Industri Terpadu, Investor Mobil Listrik Bidik Probolinggo

Investor mobil listrik asal China berminat membangun industri terpadu di Probolinggo. Pemkab menyiapkan infrastruktur dan ekosistem kendaraan listrik.

Siap Bangun Industri Terpadu, Investor Mobil Listrik Bidik Probolinggo Jumat, 17 Juli 2026 | 16:07 WIBProbolinggo, Beritasatu.com - Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, semakin menarik perhatian investor asing. Hasil lawatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo ke Provinsi Gansu, Kota Lanzhou, dan Kota Linxia di China mulai membuahkan hasil positif. Salah satu perusahaan manufaktur kendaraan listrik menyatakan minatnya untuk membangun kawasan industri terintegrasi dari hulu hingga hilir di Kabupaten Probolinggo. Bupati Probolinggo Mohammad Haris mengatakan, rencana investasi tersebut menjadi peluang besar untuk memperkuat sektor industri sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Namun, menurutnya, realisasi investasi sangat bergantung pada terciptanya iklim daerah yang aman dan kondusif. "Jadi terbaru ada salah satu manufaktur industri mobil listrik yang mau membangun dari hulu ke hilir. Nah ini persoalannya kan bagaimana kita membangun trust," ujarnya, Jumat (17/7/2026). Karena itu, Mohammad Haris mengajak seluruh masyarakat Probolinggo menjaga kondusivitas daerah. Menurutnya, kepercayaan investor menjadi faktor utama dalam menentukan keputusan investasi. "Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan ikut menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban agar Kabupaten Probolinggo semakin menarik di mata investor," katanya. Bupati yang akrab disapa Gus Haris itu menilai kehadiran industri kendaraan listrik akan mampu menyerap banyak tenaga kerja karena sektor manufaktur merupakan industri padat karya. "Begitu ada investor masuk ke Probolinggo, ini peluang masyarakat bisa bekerja, apalagi pabrik yang padat karya. Saya ingin mengajak masyarakat untuk menjaga kondusivitas agar peluang bekerja akan terbuka dengan luas," jelasnya. Meski optimistis investasi akan terealisasi, Gus Haris mengakui masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah daerah, terutama terkait pembangunan infrastruktur pendukung kawasan industri. "Nah ini yang butuh proses dan tentunya tidak bisa bim salabim. Kita juga punya PR untuk membenahi masalah infrastruktur, dan ini tentunya dilakukan secara bertahap dan semoga terus istiqomah," tuturnya. Selain menyiapkan kawasan industri, Pemkab Probolinggo juga mulai membangun ekosistem kendaraan listrik. Salah satu langkah yang disiapkan adalah menyediakan fasilitas charging station di seluruh aset milik Pemerintah Kabupaten Probolinggo yang tersebar di 24 kecamatan. Menurut Gus Haris, keberadaan stasiun pengisian daya tersebut tidak hanya mendukung penggunaan kendaraan listrik, tetapi juga diharapkan menjadi nilai tambah bagi sektor pariwisata. Wisatawan yang menggunakan kendaraan listrik nantinya dapat lebih mudah mengisi ulang baterai saat mengunjungi berbagai destinasi wisata di Kabupaten Probolinggo. Langkah tersebut diharapkan semakin memperkuat citra Kabupaten Probolinggo sebagai daerah yang ramah investasi sekaligus siap menyambut perkembangan industri dan teknologi kendaraan listrik di masa depan. IKUTI UPDATE BERITA INI BERITA TERKAIT BERITA LAINNYA B-FILES

This is a summary. Read the full article at the original source.

Read full article at beritasatu