Stasiun Gambir Terdampak Konser Monas, 13 KA Berhenti di Jatinegara

Sebanyak 13 perjalanan kereta api jarak jauh (KAJJ) yang berangkat dari Stasiun Gambir akan memberikan layanan naik penumpang tambahan di Stasiun Jatinegara.
Stasiun Gambir Terdampak Konser Monas, 13 KA Berhenti di Jatinegara Sabtu, 18 Juli 2026 | 10:08 WIBJakarta, Beritasatu.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta menyiapkan skema khusus untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas dan penumpang di sekitar Stasiun Gambir akibat penyelenggaraan Konser akbar Monas 2026 pada Sabtu (18/7/2026). Sebanyak 13 perjalanan kereta api jarak jauh (KAJJ) yang berangkat dari Stasiun Gambir akan memberikan layanan naik penumpang tambahan di Stasiun Jatinegara. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo menjelaskan, kebijakan tersebut diterapkan melalui pola operasi berhenti luar biasa (BLB). Langkah ini bertujuan memberikan alternatif titik keberangkatan bagi pelanggan yang berpotensi terdampak kemacetan di sekitar kawasan Gambir dan Monas. "Melalui pola operasi ini, KAI memberikan fasilitas pemberhentian tambahan di Stasiun Jatinegara. Pelanggan yang telah memiliki tiket keberangkatan dari Stasiun Gambir dapat memilih naik dari Stasiun Jatinegara untuk kereta api yang telah ditetapkan berhenti luar biasa," kata Franoto dalam keterangan resminya, dikutip dari Antara. Menurut Franoto, rekayasa operasional tersebut dilakukan untuk mempermudah akses masyarakat menuju kereta api, terutama karena konser akbar Monas 2026 dijadwalkan berlangsung mulai pukul 17.00 WIB hingga selesai dan diperkirakan akan meningkatkan kepadatan lalu lintas. Meski menyediakan titik keberangkatan tambahan di Jatinegara, KAI menegaskan seluruh kereta tetap memulai perjalanan dari Stasiun Gambir sesuai jadwal yang tertera pada tiket. Stasiun Jatinegara hanya digunakan sebagai lokasi tambahan untuk proses naik (boarding) penumpang sebelum kereta melanjutkan perjalanan menuju tujuan akhir. Adapun 13 kereta api yang mendapatkan fasilitas pemberhentian tambahan di Stasiun Jatinegara meliputi KA Brawijaya tujuan Malang, KA Bima tujuan Surabaya Gubeng, KA Gajayana tujuan Malang, KA Cakrabuana tujuan Purwokerto, KA Sembrani tujuan Surabaya Pasarturi, KA Pandalungan tujuan Jember, KA Anggrek tujuan Surabaya Pasarturi, KA Argo Lawu tujuan Solo Balapan, KA Purwojaya tujuan Purwokerto, KA Taksaka tujuan Yogyakarta, KA Gunungjati tujuan Semarang Tawang, KA Manahan tujuan Solo Balapan, serta KA Argo Anjasmoro tujuan Surabaya Pasarturi. KAI mengingatkan pelanggan yang ingin memanfaatkan fasilitas boarding di Stasiun Jatinegara agar datang lebih awal. Hal ini penting untuk menghindari keterlambatan saat proses pemeriksaan tiket, identitas, dan keberangkatan. Selain itu, penumpang diminta memperhatikan informasi yang disampaikan petugas stasiun dan memastikan nama serta nomor kereta yang akan digunakan sesuai dengan tiket perjalanan. "Kami berharap fasilitas pemberhentian tambahan ini dapat membantu mengurai kepadatan di Stasiun Gambir dan memberikan kemudahan bagi pelanggan. Kami juga mengimbau pelanggan untuk tetap memperhitungkan waktu perjalanan menuju stasiun dan memantau informasi perjalanan melalui aplikasi Access by KAI atau Contact Center KAI 121," tutur Franoto. IKUTI UPDATE BERITA INI BERITA TERKAIT BERITA LAINNYA B-FILES
This is a summary. Read the full article at the original source.
Read full article at beritasatu
