Politics·

Wali Kota New York Zohran Mamdani Enggan Dukung Spanyol atau Argentina di Final Piala Dunia 2026, Ini Alasannya

Wali Kota New York Zohran Mamdani Enggan Dukung Spanyol atau Argentina di Final Piala Dunia 2026, Ini Alasannya

Wali Kota New York City, Zohran Mamdani, memilih tidak memihak Spanyol maupun Argentina menjelang final Piala Dunia 2026.(Foto: Dok. IG @nycmayor) PADEK.JAWAPOS.COM – Wali Kota New York City, Zohran Mamdani, memilih tidak memihak Spanyol maupun Argentina menjelang final Piala Dunia 2026. Ia mengaku enggan memberikan dukungan kepada salah satu tim karena bercanda setiap tim yang didukungnya selama turnamen justru berakhir kalah. Pernyataan itu disampaikan Mamdani saat berbicara kepada wartawan di Balai Kota New York. Ketika ditanya tim mana yang akan didukung pada partai final, ia menanggapinya dengan nada santai dan mengatakan tidak ingin membawa nasib buruk bagi salah satu finalis. “Semua tim yang saya dukung kalah. Saya merasa siapa pun yang saya sebut sekarang justru akan kalah,” ujar Mamdani, dikutip dari The Times of India . Alih-alih menentukan pilihan, Mamdani mengaku lebih menantikan jalannya pertandingan final yang mempertemukan juara Eropa Spanyol dengan juara bertahan Argentina. Ia secara khusus menyoroti duel yang akan tersaji antara bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, dengan kapten Argentina, Lionel Messi. Mamdani juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat mengira foto Lionel Messi yang memandikan Yamal saat masih bayi merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). “Saya mengira foto Lionel Messi dan Lamine Yamal itu adalah AI,” katanya. Namun setelah mengetahui bahwa foto tersebut benar-benar diambil tahun 2007 lalu saat Messi berusia 20 tahun, Mamdani mengaku takjub dengan perjalanan keduanya hingga akhirnya dipertemukan di panggung terbesar sepak bola dunia. Di media sosialnya, Mamdani menjelaskan foto itu. Sembilan belas tahun yang lalu, Lionel Messi memandikan seorang bayi bernama Lamine Yamal untuk sebuah kalender amal. Beberapa orang menyebutnya sebagai berkah paling terkenal di dunia sepak bola. Yang lain mengatakan ini terdengar seperti plot film yang sempurna. *Besok, kita akan mengetahui bagaimana akhir dari kisah ini di Stadion NYNJ," katanya. Menurutnya, momen ketika Messi dan Yamal saling berhadapan di final Piala Dunia 2026 merupakan sesuatu yang luar biasa. “Luar biasa,” ujarnya saat menggambarkan pertemuan dua generasi pemain tersebut. Meski diminta memberikan prediksi hasil pertandingan, Mamdani kembali menghindari keberpihakan. Ia menyebut jawabannya sebagai “jawaban klasik seorang politisi”. Ia menegaskan hanya berharap pertandingan final berlangsung menarik dan dapat dinikmati para pencinta sepak bola. “Saya hanya antusias menyaksikan pertandingan yang bagus,” tutup Mamdani.(*)

This is a summary. Read the full article at the original source.

Read full article at padek_jawapos