Whooz Bikin UMKM Tak Perlu Lagi Investasi Server dan Jaringan

Hypernet Technologies meluncurkan layanan Whooz di Indonesia untuk mengatasi hambatan biaya investasi infrastruktur TI pelaku SME.
- Hypernet Technologies meluncurkan layanan Whooz di Indonesia untuk mengatasi hambatan biaya investasi infrastruktur TI pelaku SME. - Layanan Whooz menawarkan ekosistem TI terkelola berbasis berlangganan bulanan yang dilengkapi asisten virtual JOKO AI untuk mengelola jaringan bisnis. - Solusi Whooz dirancang untuk mendukung digitalisasi sektor F&B, ritel, perkantoran, dan industri jasa yang digunakan oleh berbagai perusahaan nasional. Suara.com - Kebutuhan akan jaringan internet yang stabil, sistem Point-of-Sales (POS), keamanan siber, hingga layanan kolaborasi digital semakin meningkat, sementara pengadaan perangkat keras dan pengelolaannya membutuhkan modal yang tidak sedikit. Melihat tantangan tersebut, Hypernet Technologies, perusahaan penyedia solusi teknologi informasi di bawah naungan XLSMART, meluncurkan Whooz by Hypernet Technologies, lini layanan baru yang menawarkan ekosistem TI terkelola (managed IT services) dengan model berlangganan bulanan. Pendekatan ini memungkinkan pelaku bisnis memperoleh infrastruktur digital tanpa harus mengeluarkan investasi awal yang besar, sekaligus diperkuat oleh JOKO AI, asisten virtual berbasis kecerdasan buatan (AI). Peluncuran Whooz juga sejalan dengan percepatan digitalisasi transaksi di Indonesia. Berdasarkan data Bank Indonesia, adopsi QRIS telah mencapai 57 juta pengguna dan 39,3 juta merchant, yang mayoritas berasal dari pelaku usaha. Tren tersebut turut mendorong penggunaan sistem POS dan meningkatkan kebutuhan terhadap jaringan serta infrastruktur TI yang andal untuk menjaga kelangsungan operasional bisnis. VP Brand & Marketing Hypernet Technologies, Oktaviani Handojo, mengatakan Whooz menjadi langkah strategis perusahaan untuk memperluas layanan yang selama hampir dua dekade lebih banyak menyasar korporasi berskala besar. "Ini adalah perwujudan konkret dari perluasan janji layanan dan tagline korporat utama Hypernet Technologies kepada para pemilik bisnis cabang, yaitu #TerimaBeres," ujar Oktaviani dalam keterangan resminya, Sabtu (1/8/2026). Model IT Berlangganan, Hilangkan Hambatan Investasi Awal Berbeda dari pendekatan konvensional yang mengharuskan perusahaan membeli perangkat jaringan dan sistem TI sejak awal, Whooz mengusung skema fixed monthly service atau biaya layanan bulanan tetap. Melalui model ini, pelanggan tidak hanya memperoleh konektivitas internet, tetapi juga layanan System Integrator (SI) dan Internet Service Provider (ISP) dalam satu paket solusi yang telah disiapkan sesuai kebutuhan bisnis. Pendekatan tersebut dinilai dapat mempercepat adopsi digital di kalangan pelaku SME karena perusahaan tidak lagi dibebani investasi perangkat keras maupun pengelolaan teknis yang kompleks. JOKO AI, Asisten Virtual untuk Mengelola Jaringan Bisnis Salah satu inovasi utama Whooz adalah hadirnya JOKO AI, asisten virtual berbasis AI yang dapat diakses melalui platform Telegram. Teknologi ini memungkinkan pelanggan mengelola jaringan secara mandiri melalui percakapan sederhana tanpa harus memiliki keahlian teknis mendalam.
This is a summary. Read the full article at the original source.
Read full article at suara
