Yusril Minta Tak Ada Sayembara Tangkap Begal, Khawatir Warga Salah Sasaran

Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra meminta agar tidak ada sayembara menangkap begal
JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra meminta agar tidak ada sayembara menangkap begal. Sayembara itu dikhawatirkan menjadi dorongan masyarakat untuk main hakim sendiri hingga salah sasaran. Hal itu disampaikan Yusril merespons adanya sayembara penangkapan begal yang dilakukan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dengan hadiah jutaan rupiah. Buat Sayembara Tangkap Begal Rp50 Juta, Kang Dedi Ungkap Syarat Utamanya "Jadi kalau saya boleh menyampaikan nasihat dengan segala hormat kepada Pak Gubernur Jawa Barat, sebaiknya jangan membuka sayembara seperti ini, karena khawatir nanti mendorong masyarakat jadi main hakim sendiri," kata Yusril kepada wartawan, dikutip Minggu (25/7/2026). Terlebih kata Yusril, dengan kondisi ekonomi saat ini, adanya imbalan tersebut akan menarik minat masyarakat untuk berpartisipasi. Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Ungkap Sumber Dana Hadiah Sayembara Tangkap Begal "Jadi pendapat saya, kalau sayembara seperti itu sebaiknya jangan dilakukan karena akan memancing masyarakat, apalagi dalam kondisi ekonomi yang sulit ya, dikasih misalnya Rp10 juta, Rp5 juta, orang sudah siap pasang golok dan apa bawa pentungan jaga-jaga nih. Khawatirnya nanti orang yang bukan begal malah dipentung jadi begal kan begitu," ujarnya.
This is a summary. Read the full article at the original source.
Read full article at inews_id
